Di sisi lain, kantor PM Norwegia sudah mengonfirmasi keaslian pesan tersebut via email ke AFP. Mereka tak membantah.
Namun, tanggapan Store cukup jelas dan tegas. Dalam pernyataan tertulisnya, dia menggarisbawahi satu fakta mendasar yang sering disalahpahami.
"Saya telah menjelaskan dengan jelas, termasuk kepada Presiden Trump, apa yang sudah diketahui umum -- hadiah tersebut diberikan oleh Komite Nobel yang independen,"
Store menegaskan. Pemerintah Norwegia, kata dia, sama sekali tak punya kendali atas siapa pemenang penghargaan bergengsi itu. Komite Nobel-lah yang memutuskan segalanya, terlepas dari lokasi upacara pemberian hadiah yang memang di Oslo.
Jadi, pesan Trump ini seperti keluhan yang ditujukan ke alamat yang salah. Tapi, seperti biasa, pernyataannya langsung menyulut perbincangan hangat.
Artikel Terkait
Calya Bermain Api: Pasang Stiker Listrik Bodong untuk Hindari Ganjil-Genap
Gubernur Pramono Anung Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Tembus 5 Persen pada 2026
Banjir Bekasi Rendam Ribuan Rumah, Kemensos Kirim Bantuan Darurat
Dua Pria Baru Kenalan Diamankan Usai Lakukan Onani di Bus TransJakarta