Operasi pencarian korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Pangkep masih terus digenjot. Kabasarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menegaskan bahwa seluruh tim sedang bekerja maksimal. Pasalnya, mereka masih berada dalam masa-masa kritis yang biasa disebut golden time yaitu 72 jam pertama setelah kejadian.
“Dalam kurun waktu golden time ini, kita mengharapkan ada keajaiban dan juga tim SAR mampu menemukan seluruh korban,” ujar Syafii.
Ia menyampaikan hal itu di Posko SAR Desa Tompobulu, Balocci, Pangkep, Senin (19/1/2026).
“Karena kami yakini kepastian hanya milik Tuhan. Sebelum kita benar-benar menemukan, kita pasti mengejar dalam kurun waktu yang ada,” sambungnya. Intinya, harapan tak boleh padam dulu.
Artikel Terkait
HNW: Kampus Islam Bisa Lahirkan Generasi Cendekiawan Berwawasan Global
Hening di Jatimelati: Keluarga dan Sahabat Berduka untuk Ferry Irawan, Korban Pesawat Hilang di Pangkep
Prabowo Sambut Hangat Diaspora di London, Sapa Mahasiswa di Tengah Kunjungan Kenegaraan
Korban Kedua Kecelakaan Pesawat di Bulusaraung Ditemukan, Berjenis Kelamin Perempuan