Panggung Isra Mikraj Banyuwangi Berujung Polemik: Hiburan Usai Acara Dinilai Abaikan Kesakralan

- Senin, 19 Januari 2026 | 06:15 WIB
Panggung Isra Mikraj Banyuwangi Berujung Polemik: Hiburan Usai Acara Dinilai Abaikan Kesakralan

Karena itu, segala sesuatu yang melekat pada acara itu apa pun bentuknya harus mencerminkan nilai adab dan kepantasan. Harus ada penghormatan terhadap simbol-simbol agama.

"Argumen bahwa hiburan dilakukan setelah acara selesai tidak lantas menutup masalah," tegas Singgih.

Dari kacamata agama, ruang, simbol, dan konteks punya makna yang menyatu. Begitu hiburan yang dianggap tak selaras dengan nilai kesopanan Islami itu tampil di panggung dan dekorasi yang sama dengan acara keagamaan, batas antara yang sakral dan yang profan langsung buram. Itu sumber kegelisahan. Dan kegelisahan itu, nyata adanya.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar