Minggu pagi di TMII ternyata tak biasa. Gedung Sasono Utomo menjadi saksi sebuah pernikahan yang dihadiri tamu-tamu istimewa. Agung Surahman, sang sekretaris pribadi, resmi menyunting Aulia Mahardiana. Dan siapa yang datang memberi restu? Tak lain Presiden Prabowo Subianto sendiri.
Beliau tiba tepat pukul 10.12 WIB. Suasana langsung hangat.
Namun, Prabowo bukanlah yang pertama datang. Sebelumnya, sekitar pukul 09.56 WIB, mantan Presiden Joko Widodo sudah lebih dulu hadir. Jokowi tampil rapi dengan setelan jas biru tuanya. Ia disambut langsung oleh Seskab Teddy Indra Wijaya di lokasi. Menariknya, kedua pemimpin negara itu akan bertindak sebagai saksi pernikahan.
Acara ini seakan jadi pertemuan para elite. Deretan nama penting memadati gedung. Dari lingkaran pemerintahan, hadir Menko AHY, Mensesneg Prasetyo Hadi, hingga Menlu Sugiono. Dari kabinet, Meutya Hafid, Tito Karnavian, dan Nusron Wahid tak absen. Erick Thohir, Brian Yuliarto, juga terlihat.
Tak ketinggalan, Luhut Pandjaitan hadir dalam kapasitasnya sebagai Penasihat Khusus. Pimpinan TNI-Polri, Jenderal Agus Subiyanto dan Jenderal Listyo Sigit, juga tampak membaur. Dari legislatif, Ketua DPD Sultan Najamudin turut hadir memberi selamat.
Di sisi lain, halaman gedung sudah dipenuhi karangan bunga yang berjejer rapi. Bunga-bunga itu kiriman dari berbagai nama besar. Mulai dari Presiden Prabowo dan Wapres Gibran, hingga sejumlah menteri seperti Airlangga Hartarto dan Bahlil Lahadalia. Panglima TNI, Kapolri, hingga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga mengirimkan ucapan mereka. Bahkan pimpinan MPR seperti Ahmad Muzani dan Hidayat Nur Wahid turut mengirimkan tanda mata.
Suasana terasa begitu khidmat, namun juga hangat. Sebuah momen pribadi yang berubah menjadi peristiwa nasional, meski hanya untuk beberapa jam di sebuah Minggu yang cerah.
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Desak Pemeriksaan Timothy Ronald dalam Kasus Dugaan Penipuan Trading Kripto Rp400 Miliar
Gibran Sebut Jusuf Kalla Mentor dan Idola, Akui Banyak Belajar dari Seniornya
Pemerintah Targetkan Groundbreaking 5 Proyek Sampah Jadi Listrik pada Juni 2026
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.181 per Dolar AS, Tertekan Geopolitik dan Lonjakan Jatuh Tempo Utang