Persoalan lain yang mengemuka adalah ketersediaan air bersih. Iing berjanji bantuan air bersih akan segera disalurkan, entah dalam bentuk apa pun. Untuk sementara, fokus bantuan masih pada bahan makanan pokok.
"Air bersih ini nanti kami carikan solusinya. Hari ini kita kirim beras, mi, telur, dan sebagainya. Nanti akan menyusul air bersih, baik kemasan atau bentuk lainnya," jelas Iing.
Lalu, apa penyebab banjir tahunan yang kerap melanda kawasan selatan Pandeglang ini? Menurut Iing, akar masalahnya ada di pendangkalan dan penyempitan aliran sungai. Debit air yang tinggi tak lagi tertampung dengan baik.
"Solusinya, kita semua harus berupaya menangani sungai-sungai di sini, seperti Sungai Ciliman dan Cilemer," ucapnya.
Normalisasi sungai, katanya, menjadi kunci agar pendangkalan dan penyempitan aliran tidak terulang lagi di masa datang.
Artikel Terkait
Dua Pak Ogah Viral di Outer Ring Road Diamankan Polisi Kurang dari Sehari
Wakil Ketua MPR Dorong RUU Perubahan Iklim, Belajar dari Pengalaman UEA
Malam Mencekam di Maros, 400 Personel Buru Pesawat IAT yang Hilang Kontak
Pesawat Delay? Ini Hak Penumpang yang Sering Tak Diketahui