Hubungan kedua negara ini sudah lama retak. Bahkan pada Juni lalu, mereka terlibat dalam perang singkat. Israel menyerang fasilitas militer dan nuklir Iran. Saat itu, AS ikut bergabung dan menghantam tiga situs nuklir utama.
Di sisi lain, posisi Rusia dalam hal ini cukup menarik. Mereka adalah sekutu dekat Iran. Tapi Moskow juga berusaha menjaga hubungan dengan Israel, meski hubungan itu sendiri sempat renggang karena kritik Rusia terhadap operasi militer Israel di Gaza.
Nah, dalam kondisi seperti inilah Putin mencoba masuk. Tawaran mediasinya mungkin terdengar seperti langkah diplomatik biasa. Namun, di balik itu, jelas ada kepentingan strategis Rusia untuk tetap punya pengaruh di kawasan yang terus bergolak ini.
Artikel Terkait
Ayatollah Alireza Arafi Ditunjuk Masuk Dewan Kepemimpinan Sementara Iran
Dubes Iran Kecam Serangan AS-Israel Hancurkan Rumah Sakit dan Sekolah di Ramadan
Kejagung Geledah 20 Lokasi di Medan dan Riau untuk Usut Korupsi Limbah Sawit
Pemerintah Pastikan Stok BBM Aman 20 Hari ke Depan Meski Selat Hormuz Ditutup