Di sisi lain, pihak Transjakarta pun tak tinggal diam. Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi DPM, mengaku sudah mengetahui insiden tersebut.
"Iya betul, ada kejadian itu. Karena ini ada aspek pidananya, petugas kami telah menyerahkan pelaku ke pihak yang berwajib," kata Tjahyadi.
Ia menyayangkan tindakan cabul itu terjadi di tengah keramaian. Komitmen untuk meningkatkan pengawasan pun ditegaskan, meski situasi di bus yang padat memang kerap menjadi tantangan tersendiri.
"Secara internal kami akan lakukan briefing ke petugas untuk evaluasi agar kasus serupa tidak terjadi lagi," tuturnya.
Kini, urusan ada di tangan polisi. Sementara publik menunggu perkembangan lebih lanjut, kejadian ini kembali menyoroti pentingnya rasa aman dan nyaman di angkutan umum.
Artikel Terkait
Wakil Ketua MPR Desak Perlindungan Penuh bagi Penyandang Disabilitas
KPAI Ungkap Kekerasan terhadap Bocah Sukabumi Dilakukan oleh Ayah dan Ibu Tiri
Pemerintah Tetapkan Tiga Hari Berkabung Nasional untuk Wapres Keenam Try Sutrisno
Gubernur Kaltim Batalkan Pengadaan Range Rover Rp 8,5 M, KPK Apresiasi