Arcandra Apresiasi Kemensos, Kolaborasi Pusat-Daerah Jadi Kunci Wujudkan Sekolah Rakyat

- Jumat, 16 Januari 2026 | 13:30 WIB
Arcandra Apresiasi Kemensos, Kolaborasi Pusat-Daerah Jadi Kunci Wujudkan Sekolah Rakyat

Untuk memberi gambaran yang lebih hidup, Gus Ipul lalu memutar sebuah tayangan. Kisah Sofia dari Kupang dan Nazriel diputar, disusul penampilan membanggakan siswa Sekolah Rakyat Banjarbaru yang dapat apresiasi dari Presiden. Pesannya jelas: pengentasan kemiskinan harus dimulai dari data yang kuat. Itulah arahan Pak Prabowo, dan Kemensos sedang membenahinya.

Ia menegaskan, tugas strategis Kemensos saat ini memang pemutakhiran DTSEN. Data ini nantinya jadi acuan bansos dan penentuan anak dari keluarga termiskin yang berhak masuk Sekolah Rakyat.

Arcandra, yang hadir mendampingi para bupati, berharap program ini benar-benar menyentuh masyarakat langsung. Bukan sekadar wacana.

Sementara itu, Wamen Agus Jabo menambahkan. Selain fokus pada Sekolah Rakyat dan DTSEN, Kemensos akan melakukan intervensi lewat program bantuan dan pemberdayaan sosial. Daerah di luar Jawa akan dapat perhatian khusus.

Menjelang audiensi ditutup, Gus Ipul kembali menekankan satu hal: data itu dinamis, selalu berubah. Karena itulah transparansi mutlak diperlukan. Kemensos, katanya, membuka akses data agar masyarakat bisa ikut mengawasi. Sebuah bentuk keterbukaan yang ia klaim baru terwujud di era Presiden Prabowo.

Pertemuan penting itu dihadiri oleh sejumlah nama. Antara lain Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi, Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi, Bupati Poso Verna Gladies Merry Inkiriwang, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Morowali Alkaf, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, serta Bupati Buol Risharyudi Triwibowo.


Halaman:

Komentar