Ketegangan antara Denmark dan Amerika Serikat soal Greenland makin memanas. Intinya, Kopenhagen bilang AS mustahil bisa menguasai pulau es itu. Pernyataan tegas ini datang langsung dari Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Lokke Rasmussen. Menurutnya, ambisi Washington itu jelas-jelas melangkahi kedaulatan Denmark sebagai negara merdeka.
"Ini tidak mungkin. Bukan ini yang kami inginkan, baik di Denmark maupun di Greenland. Lagipula, langkah semacam itu bertentangan dengan semua aturan internasional yang ada. Intinya, ini pelanggaran kedaulatan," tegas Lars, seperti dilaporkan AFP, Jumat lalu.
Pernyataan itu jelas sebuah jawaban keras untuk Gedung Putih. Sebelumnya, juru bicara Karoline Leavitt bersikukuh bahwa rencana Presiden Donald Trump menguasai Greenland takkan berubah. Bahkan setelah pasukan NATO dikerahkan ke wilayah itu.
"Kehadiran pasukan di Eropa tidak mempengaruhi proses pengambilan keputusan presiden. Dan sama sekali tidak mengubah tujuannya untuk mengakuisisi Greenland," kata Leavitt kepada CNN International.
Komentar itu muncul setelah pertemuan yang digambarkan "produktif" antara kedua belah pihak. Wakil Presiden JD Vance dan Menlu AS Marco Rubio bertemu dengan Menlu Denmark Lars Løkke Rasmussen serta rekan dari Greenland, Vivian Motzfeldt, di Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower, Rabu (14/1).
Artikel Terkait
Negara Teluk Bergerak Cegah Trump Serang Iran
Pascabencana Aceh-Sumatera, Kemensos Pacu Pemulihan Sosial dengan Prinsip Build Back Better
Kemlu Pastikan Pelajar RI di Iran Aman Meski Demonstrasi Bergulir
Bayangan Perang: AS dan Mossad dalam Pusaran Destabilisasi Iran