Pekerjaan memotong tiang-tiang monorel yang sudah mangkrak puluhan tahun di Rasuna Said akhirnya dimulai. Targetnya, semua tiang itu akan raib pada September nanti. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut ada 109 tiang yang akan dibongkar sebagai bagian dari penataan kawasan.
“Jumlah tiangnya ada 109 sampai dengan ujung Jalan Rasuna Said. Ini akan ditata rapi dan mudah-mudahan kemacetan juga akan berkurang. Mudah-mudahan September selesai,” ujar Pramono saat meninjau lokasi, Rabu lalu.
Menurutnya, pembongkaran ini jadi penanda keseriusan pemprov menangani fasilitas publik yang terbengkalai. Namun begitu, dia juga meluruskan soal anggaran yang sempat ramai dibicarakan.
“Sekaligus saya ingin meluruskan bahwa yang Rp 100 miliar itu bukan motongnya. Motongnya hanya Rp 254 juta. Yang besar itu penataannya,” tegas Pramono.
Ya, biaya pemotongan tiang ‘hanya’ sekitar Rp 254 juta. Tapi untuk penataan menyeluruh jalan, selokan, trotoar, hingga penerangan anggarannya membengkak hingga Rp 102 miliar. Pemprov masih mengkaji detail penataan kawasan ini lebih lanjut.
Di lapangan, prosesnya baru benar-benar dimulai. Pantauan di lokasi pada Kamis (15/1) menunjukkan baru satu tiang yang berhasil dirobohkan. Besi menjulangnya sudah lenyap. Bekas pondasi betonnya kini ditutupi lakban kuning-hitam, dikelilingi papan proyek putih bergambar logo Pemprov DKI.
Artikel Terkait
Denmark Tolak Mentah-mentah Ambisi Trump Akuisisi Greenland
KPK Ungkap Aliran Uang Haram Rp 53 Miliar ke Mantan Pejabat Pensiunan Kemnaker
Subsidi Upah Rp 200 Ribu untuk Buruh Jakarta Dapat Sinyal Hijau dari DPRD
AS Bekukan Visa Imigran dari 75 Negara, Thailand dan Kawasan Asia Tenggara Terimbas