Seorang pejabat AS, pada Rabu (14/1) waktu setempat, mengungkapkan langkah antisipatif Washington.
Mereka telah menarik sebagian personel dari sejumlah pangkalan militer di Timur Tengah. Langkah ini bukan tanpa alasan.
Sebelumnya, seorang pejabat senior Iran memberi peringatan keras. Teheran, katanya, sudah menyampaikan ancaman kepada negara-negara tetangga. Jika Washington berani menyerang, maka pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan itu akan menjadi sasaran balasan Iran. Ancaman itu menggantung, membuat situasi terasa semakin panas dan tidak menentu.
Artikel Terkait
Genangan Air Kembali Serbu Desa Idaman, Ratusan Jiwa Terdampak
Minneapolis Bergolak Lagi, Petugas ICE Tembak Imigran Venezuela
Tito Karnavian: Kami Butuh Ribuan Personel Lagi untuk Bangkitkan Aceh
Mediasi Berlarut, Guru SMK di Jambi Absen untuk Kedua Kalinya