Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tampak optimis. Wilayah Sumatera Barat yang sempat porak-poranda akibat bencana, menurutnya, akan segera berfungsi normal. Bahkan, dia yakin pemulihan bisa tuntas sebelum bulan Ramadan tiba.
"Kalau untuk Sumatera Barat, saya sangat PD sekali," ujar Tito, dengan nada percaya diri.
Dia melanjutkan, "Sebelum Ramadan itu akan kembali normal."
Pernyataan itu disampaikannya di Jakarta, tepatnya usai rapat satgas di Kantor Kemendagri, Kamis lalu. Saat ini, proses rehabilitasi di Sumbar terus berjalan. Menurut Tito, inilah kunci utama pemulihan yang cepat. "Kuncinya ya jalan aja," jelasnya singkat.
Namun begitu, situasinya agak berbeda untuk wilayah lain. Di Sumatera Utara, dampak terbesar ternyata terkonsentrasi di Desa Garoga. Sementara daerah lain seperti Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, proses pemulihan sudah berjalan.
"Yang lain jalan," sambungnya.
Lalu bagaimana dengan Aceh? Di sini, tantangannya lain lagi. Banyak infrastruktur, terutama akses jalan, yang masih memerlukan perbaikan serius. "Jalannya harus diperbaiki," ungkap Tito.
Dia menambahkan, mengingat musim hujan masih berlangsung, alat-alat berat telah disiagakan. Untuk daerah dataran rendah, fokus utamanya adalah membersihkan lumpur. "Kalau lumpurnya udah dibersihin, sungainya udah dikerok, itu akan jauh lebih mudah lagi menanganinya," paparnya.
Jadi, meski langkah pemulihan di setiap daerah punya tantangannya sendiri, semuanya terus bergerak. Tito Karnavian sepertinya yakin, normalitas akan segera kembali.
Artikel Terkait
Prancis Tuding Hezbollah Serang Pasukan PBB di Lebanon, Satu Tentara Tewas
Polda Sumsel Amankan 163 Tersangka dan 7,2 Kg Sabu dalam Pengungkapan Jaringan Narkoba Lintas Wilayah
Gunung Semeru Erupsi, Status Siaga Level III dan Zona Bahaya Dipertegas
Ketua Umum TP PKK Pusat Dukung Minyak Kemiri Belu Jadi Produk Unggulan dan Potensi Ekspor