Di tengah terik matahari Rabu (14/1/2026) itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berdiri di atas sebuah jembatan baru di Desa Cucukan, Klaten. Ia baru saja menggunting pita, menandai peresmian tak cuma satu, melainkan 19 Jembatan Merah Putih Presisi secara serentak di seluruh Jawa Tengah. Aksi ini, kata Sigit, adalah bentuk respons cepat Polri menyahuti instruksi langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
"Saya mesti mengucapkan terima kasih pada seluruh jajaran," ujar Jenderal Sigit.
Suaranya terdengar tegas namun hangat. "Mereka bekerja dengan cepat dan penuh dedikasi merespons perintah Bapak Presiden."
Dari rencana besar pembangunan 63 jembatan, 19 di antaranya kini sudah rampung seratus persen. Itulah yang diresmikan hari itu. Kalau dilihat secara nasional, capaian Polri cukup mengesankan: 178 jembatan telah berdiri. Dan Jawa Tengah, rupanya, menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak.
Yang menarik, proses pengerjaannya tak melibatkan kontraktor besar semata. Polri sengaja mengajak masyarakat sekitar untuk turut serta. Gagasannya sederhana: membangun interaksi yang kuat antara petugas dan warga. Sebuah langkah nyata mengusung tagline "Polri untuk Masyarakat" yang selama ini digaungkan.
"Harapan kami jelas," tutur Sigit melanjutkan.
"Jembatan-jembatan ini bisa memberi manfaat nyata. Mempermudah akses sehari-hari, entah buat anak-anak ke sekolah atau para petani ke kebun. Mobilitas jadi lebih lancar, yang ujung-ujungnya kami harap bisa mendongkrak perekonomian warga."
Berikut ini daftar lengkap 19 jembatan yang diresmikan di wilayah Polda Jawa Tengah:
- Satbrimobda Jateng: Desa Siwatu, Wonotunggal, Batang (35 Meter).
- Polres Demak: KP. Dumenggalan, Kel. Bintoro, Sayung, Demak (30 Meter).
- Polres Pekalongan: Desa Trajumas, Kandangserang, Pekalongan (11 Meter).
- Polres Brebes: Jembatan Cibik, Desa Bantarkawung (8 Meter).
- Polres Kudus: Dusun Kayuapu, Desa Gondangmanis, Bae, Kudus (12 Meter).
- Polres Blora: Jalan Puntodewo, Kel. Bangkle, Blora (15 Meter).
- Polres Sukoharjo: Desa Mranggen, Polokarto (12 Meter).
- Polres Sukoharjo: Desa Karanganyar, Weru, Sukoharjo (20 Meter).
- Polres Sukoharjo: Desa Puhgogor, Bendosari, Sukoharjo (20 Meter).
- Polres Sukoharjo: Desa Mulur, Bendosari, Sukoharjo (25 Meter).
- Polres Sukoharjo: Desa Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo (8 Meter).
- Polres Sukoharjo: RT 01/05, Desa Tiyaran, Bulu (5 Meter).
- Polres Klaten: Penghubung Desa Cucuikan dan Kotesan, Prambanan, Klaten (30 Meter).
- Polres Karanganyar: Jembatan Kedungantenan, Dukuh Bloran, Desa Gempolan, Kerjo, Karanganyar (20 Meter).
- Polres Sragen: Dukuh Tieng, Desa Slogo, Tanon, Sragen (10 Meter).
- Polres Wonogiri: Dusun Dungtemu, Desa Banaran, Pracimantoro, Wonogiri (21 Meter).
- Polres Purworejo: Dusun Jetak, Desa Kroyok, Kemiri (23 Meter).
- Polres Kebumen: Desa Jlegiwangun, Kutowinangun, Kebumen (30 Meter).
- Polres Semarang: Dusun Cemanggal Kidul, Desa Branjang, Ungaran Barat (6 Meter).
Acara di Klaten itu sendiri dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi, tampak hadir mendampingi Kapolri. Begitu pula Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo dan beberapa Pejabat Utama Mabes Polri.
Dari pihak daerah, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo hadir bersama jajaran Forkopimda. Mulai dari Ketua DPRD Klaten Edy Sasongko, Dandim 0723 Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, Kapolres Klaten AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo, hingga Ketua Pengadilan Negeri Klaten R Aji Suryo turut memadati lokasi.
Tak cuma meresmikan, rangkaian acara juga diisi dengan pembagian bantuan sosial untuk warga dan pelajar di sekitar lokasi. Sebuah penutup yang berusaha menyentuh langsung kehidupan mereka yang paling merasakan dampak jembatan-jembatan baru itu.
Artikel Terkait
Asbanda Dorong BPD Tinggalkan Peran Administratif, Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Polisi Terbitkan SP3 untuk Rismon Sianipar dalam Kasus Ijazah Jokowi
Polisi Tangkap 10 Tersangka Pengeroyokan Brutal terhadap Kepala Desa di Lumajang
IMX 2026 Gelar Pameran Modifikasi di Kawasan Candi Prambanan