Di sisi lain, dia juga mendorong terobosan. Misalnya, dalam menangani anak-anak yang terlibat tawuran. Pola-pola kejadian harus dipelajari agar bisa dicegah dengan pendekatan yang tepat, bukan sekedar reaktif.
Sebelum menutup arahan, dia berpesan agar seluruh anggotanya lebih peka. Respons harus cepat, termasuk untuk informasi yang mengalir dari media sosial. Layanan 110 Polri, ditegaskannya, harus benar-benar dimaksimalkan.
Harapannya jelas. Dengan arahan ini, Ditres PPA dan PPO diharapkan bisa bekerja lebih proaktif dan humanis. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga kunci. Tujuannya satu: penanganan kasus tidak hanya berhenti di pengadilan, tapi juga mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.
Artikel Terkait
BNPB Imbau Waspada Cuaca Ekstrem dan Potensi Banjir-Longsor Sepekan ke Depan
FPTI Bentuk Tim Investigasi Dugaan Kekerasan terhadap Delapan Atlet Panjat Tebing
Trump Serukan Warga Iran Gulingkan Pemerintah Usai Serangan Udara AS-Israel
KBRI Manama Konfirmasi Serangan ke Pangkalan AS di Bahrain, Imbau WNI Waspada