Jakarta bersiap menyambut aksi unjuk rasa yang digelar oleh Perhimpunan Ojek Online Indonesia. Lokasinya bakal ramai, yaitu di dua titik: depan Kedubes AS dan kawasan Silang Selatan Monas, Gambir. Menghadapi hal ini, kepolisian tak main-main. Mereka mengerahkan lebih dari seribu lima ratus personel untuk menjaga keamanan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Hutagalung, menegaskan bahwa kehadiran aparat bukan untuk menakut-nakuti. "Kehadiran aparat semata-mata untuk melayani masyarakat serta menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai," ujarnya pada Rabu (14/1/2026).
Menurutnya, tugas utama mereka adalah melayani.
"Kita hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat. Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional," jelas Reynold.
Pasukan yang berjaga itu merupakan gabungan dari berbagai tingkat kesatuan, mulai Polda hingga Polsek. Dan satu hal penting: tak satu pun dari mereka yang membawa senjata api. Ini jadi penekanan khusus agar suasana tetap terkendali tanpa kesan militeristik.
Artikel Terkait
Pencarian 17 Hari Berakhir Duka: Pendaki Muda Slamet Ditemukan Meninggal di Tebing Kawah
Banjir Rendam Pandeglang, 29 Ribu Jiwa Terdampak di 12 Kecamatan
Dua Jembatan Presisi Kapolri Ubah Nasib Warga Klaten
KPK Ungkap Bukti Aliran Dana Kasus Kuota Haji ke Gus Aiz