Malam ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali ramai oleh para calon penumpang yang tampak bingung. Suasana tegang di Timur Tengah, menyusul serangan AS dan Israel ke Iran, ternyata dampaknya sampai ke sini. Beberapa penerbangan ke Qatar dan Uni Emirat Arab terpaksa ditunda atau bahkan dibatalkan sama sekali.
Gede Eka Sandi Asmadi, selaku Communication and Legal Division Head bandara tersebut, mengonfirmasi hal ini. Ia menjelaskan bahwa penutupan ruang udara di sejumlah negara menjadi penyebab utamanya.
"Sehubungan dengan penutupan ruang udara di sejumlah negara, dapat kami sampaikan bahwa terdapat sejumlah rute penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang mengalami penundaan penerbangan dan/atau penyesuaian jadwal penerbangan,"
Rinciannya cukup jelas: total empat penerbangan terganggu. Tiga di antaranya dibatalkan, yaitu dua penerbangan Emirates menuju Dubai dan satu Qatar Airways ke Doha. Sementara itu, satu penerbangan Etihad ke Abu Dhabi hanya ditunda nasib penumpangnya masih menunggu.
Di sisi lain, manajemen bandara tak tinggal diam. Menurut Gede, mereka aktif berkoordinasi dengan maskapai, AirNav, dan aparat keamanan. Tujuannya untuk memperbarui informasi jadwal dan menangani penumpang yang sudah tiba di bandara, sekaligus mengantisipasi segala kemungkinan.
Kekacauan penerbangan ini tak lepas dari eskalasi konflik yang memanas sejak Sabtu pagi waktu Iran. Serangan gabungan AS dan Israel dilancarkan, dengan klaim untuk menghilangkan ancaman dari rezim Iran. Netanyahu dan Trump bahkan merilis pernyataan terpisah yang mengisyaratkan dukungan untuk perubahan pemerintahan di Teheran.
Namun begitu, Iran tentu saja tak terima. Mereka menyebut serangan itu sebagai pelanggaran kedaulatan dan langsung berjanji membalas. Janji itu tak lama kemudian ditepati. Serangan balasan Iran menyasar pangkalan militer AS di seantero Timur Tengah.
Akibatnya, rentetan ledakan pun mengguncang kawasan Teluk. Laporan datang dari Bahrain, UEA, Qatar, hingga Kuwait semua merasakan dampaknya. Konflik yang jauh di sana, ujung-ujungnya terasa juga di layar keberangkatan bandara Bali malam ini.
Artikel Terkait
Ibas Soroti Potensi Ekonomi dan Tantangan Industri Kreatif di Forum Museum Nasional
Empat Kandidat Juara Liga Champions 2026 Siap Bertarung di Babak Semifinal
Wamen Dalam Negeri: Program Strategis Nasional Harus Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Mendagri Beri Tenggat Satu Pekan untuk Pendataan Huntap Korban Bencana Sumatera