Genangan air di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, akhirnya mulai surut. Selasa siang ini, kondisi lalu lintas menuju Ancol dan sebaliknya sudah kembali normal. Kendaraan lalu-lalang tanpa hambatan berarti.
Dari pantauan langsung di lokasi sekitar pukul setengah sebelas pagi, kolong rel dan area Halte Pademangan terlihat kering. Hanya tersisa beberapa kubangan air di pinggir jalan, bekas jejak banjir yang sempat merendam kawasan itu beberapa jam sebelumnya.
Padahal, suasana pagi harinya sama sekali berbeda. Banjir masih menggenang dengan ketinggian yang cukup mengkhawatirkan, mencapai 30 hingga 40 sentimeter.
Seorang petugas kepolisian melaporkan kondisi tersebut melalui video di akun resmi TMC Polda Metro Jaya.
"Untuk Jalan Gunung Sahari tepatnya sebelum TL (traffic light) Bintang Mas, depan kolong rel, arah selatan maupun arah utara, ketinggian air masih cukup tinggi 30 cm sampai 40 cm,"
Keadaan bahkan lebih parah terjadi sehari sebelumnya. Pada Senin, genangan di ruas jalan yang sama arah Jakarta Utara dilaporkan setinggi 60 cm. Akibatnya, arus kendaraan sempat terputus total tidak ada mobil yang bisa lewat.
Namun begitu, pemulihan berjalan relatif cepat. Siang ini, aktivitas di Gunung Sahari sudah berdenyut lagi seperti biasa. Sisa-sisa kubangan itu tinggal kenangan, setidaknya untuk sementara waktu.
Artikel Terkait
Empat Personel TNI Divonis Penjara atas Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Presiden Prabowo Resmikan RSUD di Pesisir Barat Lampung, Dorong Pengelolaan Transparan dan Profesional
Pramono Pastikan Subsidi Bus TransJabodetabek Tak Dihapus Meski Tarif Dievaluasi
Pengendara Motor Tewas Ditabrak Mobil Listrik BYD di Pulogebang Jakarta Timur