Pendapat serupa datang dari Faqih, seorang pekerja di salah satu ruko sepanjang boulevard. Menurutnya, meski banjir tahun ini masih mengganggu aktivitas, skalanya tidak separah kejadian sebelumnya.
"Tahun lalu juga banjir gini, sama. Tapi yang sekarang nggak seberapa," katanya.
Faqih lalu memberi isyarat dengan tangannya ke arah betis, kemudian ke perut. "Yang sekarang itu cuma segini. Kalau tahun lalu? Bisa sampai seperut," ucapnya menggambarkan.
Jadi, meski jalanan masih tergenang dan lalu lintas sedikit kacau, nuansa yang terasa di lokasi justru sedikit lega. Bagi mereka yang tinggal dan bekerja di sana, banjir setinggi betis ini masih termasuk 'berkah' kecil dibanding kenangan buruk setahun silam.
Artikel Terkait
Truk Angkut Limbah Besi Tabrak 8 Kendaraan di Bekasi, Diduga Gagal Rem
Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar Patroli Cipkon, Kawasan Rawan Aman Kondusif
Jaksa Tuntut Eks Petinggi Pertamina 6,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi LNG
MK Gelar Purnabakti Hakim Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru