Namun begitu, kerja berat ini tak bisa dipikul sendirian. Irjen Asep mengingatkan pentingnya sinergi. Kolaborasi dengan instansi terkait dan elemen masyarakat, katanya, mutlak diperlukan baik untuk pencegahan maupun penindakan.
"Bangun kerja sama lintas sektoral yang solid, lakukan inovasi pelayanan, serta respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat," tuturnya.
"Kepercayaan publik adalah kunci utama dalam mewujudkan Polri yang Presisi."
Harapannya jelas. Dengan hadirnya direktorat ini, perlindungan hukum dan rasa aman bagi korban, khususnya perempuan dan anak, bisa lebih optimal. Langkah ini dianggap sebagai jawaban atas tantangan zaman yang terus berubah.
Artikel Terkait
BMKG Ungkap Puncak Musim Hujan 2026: Jawa Lebih Cepat, Sumatera Mundur
RSUD Serang Tergenang, Parkiran Berubah Jadi Kolam Besar
Hujan Lebat dan Angin Kencang Guyur Jawa hingga Nusa Tenggara, BMKG Sebut Belum Berakhir
SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Bogor Ditargetkan Beroperasi Juli 2026