Hujan deras mengguyur Kota Serang sejak dini hari, dan dampaknya langsung terasa. Cuaca ekstrem itu memicu banjir di sejumlah titik, bahkan merobohkan beberapa rumah. Tak cuma itu, pohon-pohon tumbang ikut menambah rumit situasi di lapangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat langsung bergerak. Mereka mencatat, setidaknya lima kecamatan terendam air. Empat rumah dilaporkan roboh.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, mengonfirmasi kejadian ini pada Senin (12/1/2026).
"Kami menerima laporan sejumlah kejadian bencana yang dipicu cuaca ekstrem di beberapa titik," ujarnya.
Menurutnya, tim di lapangan sibuk melakukan penanganan teknis. Personel dan alat berat dikerahkan untuk menyingkirkan pohon tumbang yang menghalangi jalan. Di sisi lain, proses pendataan korban dan asesmen kerusakan rumah juga terus berjalan.
"Kami juga mengevakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman," tambah Diat.
Ia mengaku, pemantauan terhadap perkembangan cuaca dari BMKG dilakukan secara berkala. Namun begitu, dia mengimbau masyarakat untuk tidak lengah. Khususnya bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor.
"Harap selalu berhati-hati," pesannya.
Artikel Terkait
Bareskrim Bongkar Sindikat SMS Blast E-Tilang Palsu yang Dikendalikan WN China
Pemerintah Usulkan Penghentian Ekspansi Alfamart dan Indomaret di Desa
Mobil Listrik Tabrak Separator Busway, Lalu Lintas Gatot Subroto ke Kuningan Tersendat
KrisFlyer Singapore Airlines Tembus 10 Juta Anggota, Kini Fokus pada Ekosistem Gaya Hidup