Pada Kamis sore pekan lalu, Andre Rosiade dari Fraksi Gerindra duduk bersama Dony Oskaria, sang Kepala Badan Pengelola BUMN yang juga COO Danantara. Pertemuan itu membahas satu hal mendesak: percepatan penanganan korban bencana alam di Sumatra Barat. Hasilnya? Ada kabar baik yang bakal segera direalisasikan.
Menurut Andre, Danantara berkomitmen untuk segera membangun ratusan hunian sementara atau Huntara bagi warga yang terdampak. "Alhamdulillah, dalam waktu dekat Danantara akan segera membangun ratusan Huntara untuk korban bencana di Sumatra Barat," ujarnya.
Ia melanjutkan, "Ini adalah bentuk kepedulian nyata agar masyarakat terdampak bisa segera menempati hunian yang layak dan aman."
Rencananya, kualitas Huntara ini tak akan main-main. Andre menyebut standarnya setara dengan yang dulu dibangun Danantara di Aceh Tamiang dengan harapan para korban bisa menjalani masa pemulihan dengan lebih nyaman. Bukan sekadar berteduh, tapi punya martabat.
Di sisi lain, Dony Oskaria menegaskan kesiapan penuh Danantara. Bagi perusahaan BUMN ini, pembangunan Huntara adalah wujud tanggung jawab sosial yang konkret. "Danantara siap mendukung percepatan pembangunan hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana," tegas Dony.
"Kami ingin memastikan Huntara yang dibangun memiliki kualitas baik dan dapat segera dimanfaatkan oleh warga," imbuhnya.
Koordinasi dengan berbagai pihak di lapangan akan terus digencarkan. Tujuannya jelas: prosesnya harus cepat, tepat sasaran, dan benar-benar menjawab kebutuhan warga. Lokasi pembangunan sendiri diprioritaskan di tiga kabupaten: Tanah Datar, Agam, dan Padang Pariaman.
Bagi Andre Rosiade, langkah cepat Danantara ini bukan hanya bantuan fisik. Ia melihatnya sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meringankan beban rakyat. "Ini adalah komitmen dari pemerintahan Presiden Prabowo untuk segera menuntaskan semua masalah pascabencana," kata Andre.
Harapannya, dengan hunian yang layak, pemulihan sosial dan ekonomi di Sumbar bisa berjalan lebih lancar. Setidaknya, itu sebuah langkah awal yang memberi harapan.
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob Akibat Super New Moon pada Juni 2026
KPK Benarkan Raffi Ahmad Titip Barang Elektronik di Kasus Impor Bea Cukai
Polisi Sukarame Turun Tangan Tambal Jalan Berlubang Demi Cegah Kecelakaan di Palembang
Polisi Bongkar Jaringan Curanmor di Tangerang, Lima Pelaku Ditangkap dan Enam Motor Disita