Dapur Gizi di Sragen Dipaksa Pindah Usai Berdampingan dengan Kandang Babi

- Jumat, 09 Januari 2026 | 08:05 WIB
Dapur Gizi di Sragen Dipaksa Pindah Usai Berdampingan dengan Kandang Babi

Harus dapat izin dari tetangga dan masyarakat setempat. Itu mutlak. Soal pembuangan limbah dan air juga harus diperhatikan betul," tegas Nanik.

Keputusan Akhir: Relokasi

Setelah melalui proses mediasi, akhirnya ada titik terang. Badan Gizi Nasional berhasil mempertemukan pihak pengelola SPPG dengan pemilik peternakan babi di Dukuh Kedungbanteng itu.

Kesepakatannya? SPPG harus cari lokasi baru.

"Hasilnya, dengan situasi ini, kita tidak perlu menilai jelek atau buruknya hal lain. SPPG harus relokasi di Kecamatan Sambungmacan, Sragen. Cari titik lain yang masih di wilayah Sambungmacan," jelas Ketua Satgas MBG Pemkab Sragen, Suroto.

Keputusan ini, kata Suroto, diambil agar semuanya bisa berjalan beriringan. Keberadaan program pemerintah justru diharapkan bisa mendukung, bukan malah mematikan, usaha warga.

"Sesuai kebijakan dan arahan Bapak Presiden, keberadaan SPPG ini jangan sampai mematikan usaha satu sama lain," ujarnya. "Justru harus bisa mengembangkan pemberdayaan."

Jadi, begitulah solusi yang diambil. Pindah tempat. Agar gizi tetap terpenuhi, tapi usaha warga juga tetap bisa bernapas lega.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar