Penjelasan itu datang dari Kasi Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Ipda Septian, ketika dikonfirmasi Kamis siang. Menurutnya, Nisa langsung terpojok. Jawabannya tidak nyambung, penuh keraguan.
Setelah insiden di udara itu, kru segera menghubungi aviation security. Begitu pesawat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Nisa langsung dibawa untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Namun begitu, kasus ini tidak berakhir dengan penahanan. Septian menambahkan, pihak maskapai memilih untuk tidak melanjutkan laporan secara hukum. Nisa dibebaskan setelah melalui proses pemeriksaan.
Jadi, aksi penyamaran itu akhirnya terbongkar. Bukan oleh teknologi canggih atau prosedur keamanan ketat, melainkan oleh detail sepele: corak rok yang salah dan kegugupan saat menjawab pertanyaan.
Artikel Terkait
PT Wana Rimba Nusantara Buka Lowongan Finance & Administration Officer hingga 23 April 2026
Polisi Janji Usut Bandar Narkoba Usai Aksi Warga Bakar Rumah di Rokan Hilir
ADA Band Rilis Selalu Ada, Refleksi Kedewasaan Setelah Tiga Dekade Berkarya
Lebaran Betawi 2026 Ramaikan Lapangan Banteng, Usung Tema Perkokoh Persatuan