Penjelasan itu datang dari Kasi Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Ipda Septian, ketika dikonfirmasi Kamis siang. Menurutnya, Nisa langsung terpojok. Jawabannya tidak nyambung, penuh keraguan.
Setelah insiden di udara itu, kru segera menghubungi aviation security. Begitu pesawat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Nisa langsung dibawa untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Namun begitu, kasus ini tidak berakhir dengan penahanan. Septian menambahkan, pihak maskapai memilih untuk tidak melanjutkan laporan secara hukum. Nisa dibebaskan setelah melalui proses pemeriksaan.
Jadi, aksi penyamaran itu akhirnya terbongkar. Bukan oleh teknologi canggih atau prosedur keamanan ketat, melainkan oleh detail sepele: corak rok yang salah dan kegugupan saat menjawab pertanyaan.
Artikel Terkait
Kapten Istanbul Yurdum Spor Selamatkan Camar dengan CPR Usai Kiper Tak Sengaja Tembak
NasDem Usulkan Ambang Batas Parlemen Naik Jadi 7 Persen, Pengamat Kritik
ABK Kapal Sabu Dituduh Sindikat, Tuntutan Mati Dianggap Tak Proporsional
Pemerintah Perkirakan 160 Ribu Lowongan CPNS Dibuka pada 2026