Penjelasan itu datang dari Kasi Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Ipda Septian, ketika dikonfirmasi Kamis siang. Menurutnya, Nisa langsung terpojok. Jawabannya tidak nyambung, penuh keraguan.
Setelah insiden di udara itu, kru segera menghubungi aviation security. Begitu pesawat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Nisa langsung dibawa untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Namun begitu, kasus ini tidak berakhir dengan penahanan. Septian menambahkan, pihak maskapai memilih untuk tidak melanjutkan laporan secara hukum. Nisa dibebaskan setelah melalui proses pemeriksaan.
Jadi, aksi penyamaran itu akhirnya terbongkar. Bukan oleh teknologi canggih atau prosedur keamanan ketat, melainkan oleh detail sepele: corak rok yang salah dan kegugupan saat menjawab pertanyaan.
Artikel Terkait
KPK Gerebek Kantor Pajak Jakarta Utara, Uang Ratusan Juta Diamankan
Warga Sarinah Sambut JPO Baru: Bukan Cuma Aman, Tapi Harus Jadi Ikon
Tong... Tong... di Tengah Malam: Alarm Komunitas untuk Pedagang yang Bangun Sebelum Fajar
K3 Nasional 2026: Ekosistem Profesional hingga Inovasi Digital Jadi Fokus