Geger lokasi pos pemenuhan gizi di Sragen yang berdampingan dengan peternakan babi akhirnya memicu reaksi dari Senayan. Yahya Zaini, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, tak menyembunyikan kekecewaannya. Menurut politisi Golkar ini, Badan Gizi Nasional (BGN) jelas-jelas "kecolongan".
"Ini bukti BGN kurang cermat dan tidak hati-hati," tegas Yahya kepada para wartawan, Jumat (9/1/2025) lalu.
Ia bahkan mempertanyakan kredibilitas tim survei di lapangan. Baginya, izin untuk membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di tempat itu seharusnya tak pernah terbit dari awal.
"Semestinya sebelum persetujuan, sudah ketahuan kalau lokasinya dekat peternakan babi. Ya sudah, jangan disetujui. Cari tempat lain yang lebih aman," ungkapnya lagi.
Tak cuma sekadar kritik, Yahya mendesak evaluasi menyeluruh. Kejadian ini, di matanya, bikin resah masyarakat dan mengganggu kepercayaan penerima manfaat. Ia khawatir Modifikasi Bahan Gizi (MBG) dari SPPG tersebut ikut terdampak.
Artikel Terkait
Pasca-Bencana Aceh, Empat Masalah Pokok Jadi Fokus Rapat Koordinasi
Program Beasiswa S1 Guru 2026: Pengalaman Mengajar Dikonversi Jadi SKS
DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Lanjutan untuk Pemulihan Aceh
KPK Amankan Delapan Orang di Kantor Pajak Jakut Terkait Dugaan Suap Pengurangan Pajak