Suasana pagi yang tenang di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, tiba-tiba berubah jadi mencekam Rabu (7/1) lalu. Dua orang pria, yang diduga pelaku pencurian motor, nekat melepaskan tembakan ke arah warga. Satu orang korban dilaporkan terluka akibat insiden ini.
Semua berawal dari aksi mereka yang menyusuri Jalan Andong 2, Kota Bambu Selatan, mencari mangsa. Dengan boncengan satu motor, keduanya tampak seperti pengendara biasa. Tapi niat mereka lain: mencuri sepeda motor warga.
Rupanya, aksi mereka tak luput dari perhatian. Saat salah satu pelaku berhasil membobol kontak dan mengeluarkan motor dari garasi, pemiliknya langsung tahu. Teriakan pun membahana, memanggil warga sekitar untuk mengejar.
Kepanikan dan keberanian bercampur jadi satu. Beberapa warga berusaha menghadang. Salah satu pelaku, yang bertugas mengawasi, sempat terjatuh karena motornya ditarik dari belakang. Dia langsung dikerubungi.
Namun begitu, situasi berbalik seratus delapan puluh derajat.
Saat warga berupaya melumpuhkan, pelaku yang terjatuh itu merogoh tasnya. Bukan senjata tajam biasa yang dikeluarkan, melainkan senjata api. Suara tembakan pun menggema, memecah keriuhan menjadi suasana horor. Warga yang sempat mendekat langsung berhamburan menyelamatkan diri.
Aksi brutal itu terekam jelas oleh kamera dashboard mobil yang melintas dan CCTV setempat. Dalam rekaman, terlihat salah satu pelaku menunggu di atas motor, matanya awas memindai sekeliling, sementara rekannya membongkar kunci motor korban.
Menurut sejumlah saksi, kejadian ini begitu mengguncang karena terjadi di tengah permukiman padat, di saat aktivitas warga mulai ramai. Rasanya seperti adegan film yang salah tempat. Pelaku, setelah melepaskan tembakan, kabur meninggalkan TKP bersama rekannya. Polisi kini masih memburu kedua orang tersebut.
Artikel Terkait
IHSG Menguat 1,5% Didorong Putusan MA AS Batalkan Tarif Dagang Trump
DPR dan Menperin Minta Penundaan Impor 105.000 Pikap India
Imlek Festival 2577 Digelar di Jakarta, Padukan Kemeriahan dengan Nuansa Ramadan
Chelsea Kecam Ujaran Rasial terhadap Wesley Fofana Usai Kartu Merah