Truk Kontainer Serbu Cakung-Cilincing, Macet Mengular 6 Kilometer

- Kamis, 08 Januari 2026 | 21:40 WIB
Truk Kontainer Serbu Cakung-Cilincing, Macet Mengular 6 Kilometer

Malam ini, jalanan di Cakung-Cilincing, Jakarta Timur, benar-benar macet total. Bukan macet biasa, tapi mengular panjang sampai enam kilometer lebih. Rupanya, ini imbas dari penumpukan truk kontainer di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok yang merembet ke jalan arteri.

Menurut AKBP Riefki Indra Barata Manggala, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur, tingginya aktivitas ekspor-impor di depo-depo sekitar pelabuhan jadi penyebab utamanya.

"Kepadatan terjadi karena tingginya volume export import di depo-depo yang ujungnya di Tanjung Priok. Berimbas ke Cakung," jelas Riefki Indra, Kamis (8/1/2026) malam.

Dari video yang beredar, pemandangannya cukup parah. Truk-truk kontainer berukuran raksasa dan mobil-mobil kecil berjejer tak bergerak. Hanya motor yang masih bisa merayap, menyelip di sela-sela celah sempit antar kendaraan besar.

Namun begitu, Riefki menyebut situasi mulai membaik. Meski sempat mengular jauh, arus lalu lintas perlahan kembali normal.

"(Kemacetannya) kurang lebih 5 sampai dengan 6 kilometer. Tapi sudah mulai lancar," ucapnya.

Polisi sudah siaga penuh di lapangan untuk mengurai kemacetan. Personel dikerahkan dan ditempatkan di titik-titik yang paling krusial. "Sudah ada anggota," tandas Riefki singkat.

Gangguan Merembet Sampai ke Tol

Efek domino pun tak terhindarkan. Kemacetan di jalan arteri itu akhirnya berimbas ke ruas tol terdekat, khususnya di sekitar Off Ramp Cakung Timur. Lalu lintas di sana langsung terdampak.

Dari pantauan terpisah, Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, memberikan gambaran situasi. Arus dari arah Cakung menuju Jalan Cakung-Cilincing masih terpantau sangat padat.

"Untuk jalur 3 arah Cilincing, Tanjung Priok masih bisa dilalui. Sebaliknya, arah Cakung terpantau lancar terkendali," kata Dhanar.

Petugas pun langsung turun tangan mengatur arus kendaraan, terutama di dekat Exit Tol Cakung, agar tidak terjadi kemacetan yang lebih parah lagi.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar