Usai Operasi Lilin, Polisi Segera Siapkan Operasi Ketupat dengan Berbagai Inovasi

- Kamis, 08 Januari 2026 | 21:25 WIB
Usai Operasi Lilin, Polisi Segera Siapkan Operasi Ketupat dengan Berbagai Inovasi

Operasi Lilin 2025 untuk pengamanan Nataru akhirnya berakhir dengan sukses. Tapi, jangan dulu berpuas diri. Itulah pesan tegas dari Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, kepada anak buahnya. Fokus sekarang harus segera beralih ke persiapan Operasi Ketupat yang sudah menunggu.

Menurut Irjen Agus, para Dirlantas punya peran krusial. Mereka dituntut jeli mengidentifikasi berbagai persoalan di lapangan sekaligus menghadirkan inovasi baru untuk sistem pengamanan. Pola pikir strategis semacam ini, katanya, kunci agar Operasi Ketupat nanti bisa berjalan lebih optimal dan melayani masyarakat dengan lebih baik.

"Selesai Natal dan Tahun Baru, kita sudah harus menghadapi Operasi Ketupat. Saya minta para Direktur Lalu Lintas bisa mengidentifikasi persoalan-persoalan dan bisa melakukan inovasi-inovasi, ini sangat menjadi pola pikir kita untuk bisa mempersiapkan yang terbaik,"

Nah, terkait pelayanan publik, ada fokus khusus pada kegiatan bernuansa kemanusiaan. Misalnya, mendirikan pos-pos pelayanan di sepanjang jalan tol atau bagi-bagi takjil. Langkah-langkah sederhana ini diharapkan bisa memberi rasa aman dan sedikit kenyamanan bagi para pemudik yang lelah.

"Saya sudah beberapa kali diskusi dengan para PJU bahwa langkah-langkah apa yang mesti dilakukan. Ada kegiatan yang sifatnya kemanusiaan. Jadi nanti ada pos-pos pelayanan sepanjang jalan tol. Ada pembagian takjil dan lain sebagainya,"

Di sisi lain, evaluasi menyeluruh terhadap operasi tahun lalu juga jadi perhatian. Agus mendorong jajarannya untuk mengevaluasi dengan pendekatan yang masif dan cara bertindak yang revolusioner. Tujuannya jelas: menemukan formula agar indikator keberhasilan tahun ini bisa melonjak signifikan.

Tak cuma itu, dia juga menyelipkan saran untuk pemerintah pusat. Program mudik gratis, khususnya dengan menggunakan kereta api yang bisa mengangkut sepeda motor, dinilai bisa jadi solusi. Logikanya sederhana: kalau lebih banyak motor yang diangkut kereta, otomatis arus kendaraan roda dua di jalan raya akan menyusut. Imbasnya, angka kecelakaan pun diharapkan turut berkurang.

"Jadi aktivitas kendaraan roda dua di jalan bisa berkurang. Tentunya nanti kecelakaan juga berkurang. Ini dari tingkat pusat. Tingkat wilayah silakan, hal-hal yang sudah dilakukan tahun lalu, baik yang ada di Jabar, yang di luar Jawa, yang di Jawa Tengah, Jawa Timur. Jadi ide-ide untuk melayani masyarakat dan kita dekat dengan masyarakat, tolong dipersiapkan mulai sekarang,"

Pada akhirnya, semua rencana dan terobosan ini membutuhkan konsistensi dan ketahanan personel. Memang berat, tapi jajaran diminta untuk tak mudah lelah. Soalnya, ada lima agenda besar operasi yang harus dikendalikan secara optimal di depan mata.

"Jadi ini, ini juga terobosan yang rencana harus kita lakukan. Nanti akan kita rapatkan lagi. Oleh sebab itu rekan-rekan, kita tidak boleh capek memang. Kita tidak boleh lelah untuk bisa mengelola ini. Karena sudah jelas, 5 agenda besar operasi yang kita kendalikan,"

Rencana detailnya? Masih akan dibahas lebih lanjut dalam rapat mendatang. Yang pasti, persiapan harus dimulai dari sekarang.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar