Demonstrasi buruh kembali memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, hari ini. Menanggapi aksi itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara. Ia menegaskan, soal penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta, semuanya sudah melalui proses yang jelas dan melibatkan semua pihak.
“Ketika proses di Jakarta, Dewan Pengupahan betul-betul berjalan secara transparan dan terbuka. Buruh, pengusaha, dan pemerintah duduk bersama,”
kata Pramono saat ditemui di Penjompongan, Kamis siang.
Menurutnya, proses penetapan itu diawasi dengan ketat. Dari Dinas Tenaga Kerja hingga asisten setempat, semua memantau. Intinya, kata Pramono, keputusan akhir yang diambil bukanlah hasil sepihak. “Jadi itu kesepakatan bersama,” ujarnya menegaskan.
Namun begitu, ada hal menarik yang disinggungnya. Pramono menilai, unjuk rasa yang berlangsung di jantung ibu kota ini sebenarnya bukan semata-mata soal UMP Jakarta. Ia melihat tuntutan para buruh justru berakar dari masalah di daerah lain.
Artikel Terkait
Ribuan Warga Padati Kemayoran, Gubernur Soroti Peran Keluarga dalam Perayaan Natal Bersama
Hanif Dhakiri Desak Pengawasan Proaktif untuk Jaga Data Nasabah
Gempa Lembut Menggoyang Pangandaran Dini Hari Tadi
Sheinbaum Siap Hadapi Trump, Tolak Ancaman Serangan Darat ke Meksiko