Nurul Arifin, anggota Komisi I DPR dari Fraksi Golkar, menyatakan dukungannya. Ia mendukung rencana pengiriman pasukan Indonesia sebagai bagian dari International Stabilization Force (ISF) ke Gaza. Tentu, dengan beberapa catatan penting.
“Kita selama ini selalu menyuarakan dukungan untuk Palestina,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).
“Nah, ketika ada ruang untuk berkontribusi langsung menjaga stabilitas, membantu masyarakat sipil tentu itu jadi bagian dari tanggung jawab kita. Baik secara moral maupun politik.”
Menurutnya, langkah ini bukan cuma soal solidaritas. Partisipasi di Gaza bisa memperkuat posisi Indonesia di panggung global. Sebagai negara yang aktif menjaga perdamaian. Rekam jejak kita dalam berbagai misi perdamaian sebelumnya, itu modal yang tak ternilai. Modal untuk misi yang satu ini.
Di sisi lain, Nurul melihat ada manfaat praktis. Misi semacam ini akan mengasah kapasitas prajurit TNI dalam operasi non-tempur di area konflik. Tantangan keamanan global ke depan kan nggak melulu perang konvensional.
“Banyak situasi yang cuma butuh kehadiran pasukan penjaga stabilitas, tanpa harus terlibat baku tembak,” jelasnya.
Dan stabilitas itu, bagi Nurul, adalah kunci segalanya. Itu prasyarat mutlak. Tanpa jaminan keamanan yang memadai, mustahil distribusi bantuan berjalan lancar. Apalagi memulai proses rekonstruksi dan membangun kembali Gaza dari puing-puing.
Artikel Terkait
Sinergi Polisi dan Warga Sukses Tekan Tawuran di Jakarta Selama Ramadan
Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Cisadane Bogor
Operasi Tewaskan Bos Kartel El Mencho Picu Gelombang Kekerasan di Meksiko
Korlantas Siapkan Pos Pemeriksaan Bus dan Travel di Tol Cipali untuk Mudik 2026