Di tengah hamparan sawah yang menguning di Karawang, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Satyalencana Wira Karya kepada sejumlah perwira Polri. Salah satu yang mendapat sorotan adalah Asisten Kapolri bidang SDM, Irjen Anwar. Penghargaan ini datang bukan tanpa alasan. Ia dinilai sukses mengkoordinasi Gugus Tugas Polri untuk Ketahanan Pangan, sebuah peran yang membuatnya harus turun langsung membina dan memfasilitasi para petani jagung di berbagai wilayah. Hasilnya? Produksi pun terdongkrak naik.
Menanggapi hal ini, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, memberikan penjelasan.
"Penghargaan ini kami maknai sebagai amanah. Amanah buat Polri untuk terus mengawal ketahanan pangan nasional, terutama untuk komoditas strategis macam jagung," ujarnya, Rabu (7/1/2026).
"Harapannya, program yang dicanangkan Presiden bisa berjalan berkelanjutan. Dan yang paling penting, manfaatnya benar-benar sampai ke masyarakat."
Namun begitu, Irjen Anwar bukan satu-satunya. Brigjen Langgeng Purnomo, yang menjabat sebagai Karo Binkar SSDM Polri, juga menerima penghargaan serupa. Dalam struktur gugus tugas, Langgeng bertindak sebagai Wakil Ketua. Lalu ada juga Kombes Boy Jeckson Situmorang, Kepala Biro SDM Polda Riau, yang dihargai atas perannya sebagai Pelaksana Harian gugus tugas sejak masih menduduki posisi sebelumnya.
Penganugerahan ini sendiri berdasar pada Keputusan Presiden Nomor 1 dan 2/PK Tahun 2026. Presiden menekankan, capaian swasembada pangan ini buah kerja keras banyak pihak. Sebuah kerja kolektif yang melibatkan petani, penyuluh, pemda, hingga unsur TNI dan Polri.
Berikut daftar lengkap penerima penghargaan dalam momen Panen Raya pagi tadi:
Bintang Jasa Nararya
1. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo
Satyalancana Wira Karya:
1. Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono
2. As SDM Kapolri Irjen Anwar
3. Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo
4. Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan
5. Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf
6. Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pipit Rismanto
7. Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Rosyanto Yudha Hermawan
8. Karo Binkar SSDM Polri Brigjen Langgeng Purnomo
9. Anjak Ahli Utama Polri Brigjen Djoko Prihadi
10. Karo SDM Polda Riau Kombes Boy Jeckson Situmorang
11. Wadir Lantas Polda Jawa Barat AKBP Alsyahendra
12. Kapolres Blitar AKBP Rivanda
13. Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmini
14. Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto W
15. Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto
16. Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto
17. Kapolres Bone AKBP Sugeng Setyo Budhi
18. Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo
19. Kapolres Sukabumi AKBP Samian
20. Kapolres Bengkayang AKBP Syahrul Awab
Lalu, seberapa signifikan kontribusi mereka? Menurut data yang dirilis, sepanjang 2025 gugus tugas ini mencatat peningkatan produksi jagung nasional sekitar 9 persen. Angkanya setara dengan 1,36 juta ton, sehingga total produksi mencapai 16,5 juta ton lebih. Percepatan tertinggi terjadi di kuartal akhir tahun, saat optimalisasi lahan seluas lebih dari 651 ribu hektare berhasil memproduksi hampir 3,5 juta ton jagung. Penyerapan oleh Bulog yang mencapai 101 ribu ton juga membantu menjaga stabilitas harga di tingkat petani, mencegah spekulasi yang merugikan.
Di sisi lain, komitmen ini sebenarnya sudah lama digaungkan pimpinan. Dalam Rilis Akhir Tahun 2025 lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah menjelaskan dukungan penuh jajarannya.
"Polri senantiasa terus mendukung program dan kebijakan strategis pemerintah," tegas Jenderal Sigit di Mabes Polri, Selasa (30/12/2025).
"Dukungan ini kita lakukan karena suksesnya program pemerintah tersebut berdampak langsung pada stabilitas kamtibmas."
Oleh karena itu, Polri akan tetap aktif. Dukungan itu diwujudkan mulai dari hal teknis seperti penanaman dan pengelolaan jagung, sampai upaya strategis meningkatkan penyerapan oleh Bulog. Semuanya bergulir untuk memastikan program ketahanan pangan nasional tidak hanya wacana.
Artikel Terkait
LPDP Sayangkan Pernyataan Kontroversial Alumni Soal Kewarganegaraan Anak di Media Sosial
Syuting Film Netflix Extraction: Tygo di Kemang Picu Kerumunan Warga
Ci Mehong Gugat Cerai Suami Setelah 15 Tahun, Beban Finansial Jadi Pemicu
Kapolri Marah, Sidang Etik Brimob Tual Targetkan Pemberhentian Tak Hormat