Mukhtarudin, sang Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, punya fokus utama: menyalurkan setengah juta lowongan kerja ke luar negeri bagi mereka yang paling membutuhkan. Khususnya, warga di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang porak-poranda diterjang bencana. Itu adalah bagian dari program Quick Win Presiden Prabowo Subianto.
Rencananya, dari 500 ribu penempatan itu, 300 ribu diperuntukkan bagi lulusan SMK lewat program SMK Go Global. Sisanya, 200 ribu, untuk umum. Nah, kuota inilah yang akan diprioritaskan untuk daerah-daerah terdampak tadi.
"Akan kita fasilitasi pelatihan kemudian penempatannya," tegas Mukhtarudin saat berbicara di gedung Kemenko PM, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026).
Menurutnya, langkah ini menjadi semacam solusi bagi warga yang tiba-tiba kehilangan mata pencaharian. Bencana yang menghancurkan rumah dan usaha, ujarnya, jangan sampai menghancurkan juga harapan untuk bangkit.
"Sehingga bagi warga masyarakat Aceh yang terdampak, dan Sumatera Utara, juga Sumatera Barat, kita akan fasilitasi. Pelatihan dan penempatannya untuk bekerja di luar negeri, terutama bagi yang kehilangan pekerjaan," jelasnya lebih lanjut.
Artikel Terkait
Ketua Komisi III DPR Usir Perwakilan Pengembang di Tengah Rapat Kasus Musala
AS Kenakan Tarif Hingga 143% untuk Panel Surya Impor dari Indonesia, India, dan Laos
AAUI Buka Peluang Asuransi untuk Program Makan Bergizi Gratis, Tawar Syarat Ketat
Pengadilan Jakarta Pusat Bacakan Tuntutan Kasus Penghasutan Delpedro Cs Besok