Warga Cengkareng Berlindung di Masjid Usai Dikejar Debt Collector

- Rabu, 07 Januari 2026 | 18:15 WIB
Warga Cengkareng Berlindung di Masjid Usai Dikejar Debt Collector

Seorang warga bernama Akmal harus mencari perlindungan di sebuah masjid setelah merasa dikejar-kejar debt collector. Aksi kejar-kejaran yang mencemaskan itu berakhir di Masjid Al-Ma'Mur, di kawasan Komplek Imigrasi, Cengkareng, Jakarta Barat. Untungnya, Polsek Cengkareng merespons cepat laporan daruratnya.

Kapolsek Cengkareng, Kompol Fernando Saharta Saragih, mengungkapkan kronologi kejadian. Menurutnya, peristiwa ini terjadi Selasa (6/1) sore, tepatnya sekitar pukul tiga lewat sedikit.

"Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Polsek Cengkareng yang dipimpin oleh Pawas Iptu Hariansyah, bersama piket fungsi Reskrim, segera mendatangi lokasi kejadian,"

jelas Fernando kepada wartawan, Rabu (7/1/2026).

Sayangnya, ketika petugas tiba, situasi sudah berubah. Para terduga mata elang atau 'matel' itu sudah kabur duluan. Rupanya mereka tahu ada laporan ke polisi.

"Mengetahui ada laporan ke polisi, pihak debt collector langsung meninggalkan lokasi sebelum petugas tiba,"

tutur Fernando.

Dari penuturan korban, ceritanya begini: Akmal sedang berkendara motor dari Tangerang menuju Majalengka. Di tengah jalan, ia merasa ada sejumlah orang yang membuntutinya. Makin lama makin jelas mereka diduga adalah debt collector. Akmal pun panik.

Dengan sigap, ia belok masuk ke Komplek Imigrasi. Matanya mencari tempat aman, dan akhirnya berhenti di Masjid Al-Ma'Mur di Jalan Daan Mogot. Di sana, ia minta tolong pada warga sekitar sekaligus menghubungi layanan darurat 110. Masjid itu menjadi pelindungnya saat itu.

Polisi kini masih mendalami laporan ini. Meski pelaku sudah menghilang, proses penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap motif dan identitas para pengejar tersebut.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar