Suasana pagi di Palmerah, Jakarta Barat, tiba-tiba ricuh. Dua maling motor nekat beraksi dan tak segan menggunakan senjata api. Bahkan, seorang warga yang berusaha menghentikan aksi mereka harus menerima akibatnya: tertembak di kaki.
Menurut Kapolsek Palmerah, Kompol Gomos Simamora, kejadian ini berlangsung sekitar pukul delapan pagi tadi. Awalnya mungkin seperti pencurian biasa, tapi situasi berubah jadi mencekam saat warga sekitar berusaha membantu. Pelaku, yang terpojok, langsung mengeluarkan senjata dan melepaskan tembakan.
"Pada saat ada yang bantu, warga ketembak kakinya sama senjatanya itu, seperti itu,"
ujar Gomos kepada awak media, Rabu (7/1/2026).
Akibatnya cukup kacau. Kedua pelaku itu berhasil kabur membawa motor milik korban. Namun begitu, motor yang mereka pakai datang justru tertinggal di lokasi kejadian. Gomos mencoba merunut kejadian dengan bahasa yang lebih santai.
"Pokoknya gini, pelakunya 2, bawa motor, abis itu ambil motor orang, setelah itu ketahuan, kejar-kejaran, terus apalah mengeluarkan senpi, menembak lah kan. Motornya korban dibawa kabur, motornya pelaku ditinggal, karena baku tarik baku tarik, informasi yg kami dapatkan itu,"
sebutnya.
Artikel Terkait
Sekretaris Kabinet Kritik Inflasi Pengamat yang Tak Berdasar Data
Otoproject Ekspansi ke Bekasi dan Serpong dengan Konsep Studio Modern
Jatim Libatkan 7.500 Relawan Santri dan Mahasiswa untuk Percepat Sertifikasi Tanah
Wamen Dalam Negeri Tinjau Penerapan WFH ASN Bekasi, Apresiasi Capaian 40 Persen