Koalisi pimpinan Saudi menegaskan,
"Kami bekerja sama dengan pemerintah Yaman dan otoritas lokal... untuk mendukung upaya keamanan dan menjaga ketertiban."
Di sisi lain, ada perkembangan menarik soal perjalanan diplomasi. Alzubidi sebenarnya dijadwalkan terbang ke Riyadh pada Selasa (6/1) waktu setempat. Pembicaraan di ibu kota Saudi itu bertujuan meredakan ketegangan.
Tapi rencana itu tak berjalan mulus. Penerbangannya tertunda. Dan yang lebih mengejutkan, dia sendiri ternyata tidak berada di dalam pesawat ketika akhirnya berangkat.
Artikel Terkait
Tiket Mudik Lebaran Diskon 30% di Daop 9 Jember Hampir Habis
Anak Kandung Diduga Curi Motor Ayahnya di Tanggamus
Gubernur Papua Barat Daya Serahkan Tiga Puskesmas Keliling Air untuk Jangkau Daerah Kepulauan
Arab Saudi Naikkan Hadiah Kompetisi Hafalan Al-Quran Jadi Rp40 Miliar