Agenda kemudian berlanjut ke Aula Guyub untuk laporan kesatuan. Di sini, penyerahan memori sertijab terasa lebih dari sekadar urusan administrasi. Ia adalah estafet tanggung jawab yang nyata.
Dalam amanat pertamanya, Boy Jumalolo menyatakan kebanggaannya bisa bergabung dengan keluarga besar Polres Tangsel. Mantan pejabat di lingkungan Polri itu langsung menekankan pentingnya melanjutkan warisan positif yang sudah dibangun.
tegasnya di lapangan apel.
Menariknya, acara pelepasan melalui gerbang pora dan payung pora ini dihadiri oleh beragam elemen masyarakat. Bukan cuma internal Polri. Tampak perwakilan Pokdarkamtibmas, Saka Bhayangkara, sejumlah ormas, komunitas ojol kamtibmas, sampai mahasiswa. Kehadiran mereka seperti bukti nyata bahwa sinergi yang dijalin Polres Tangsel selama ini benar-benar hidup. Kedekatan dengan warga bukan isapan jempol belaka.
Kini, dengan nakhoda baru, harapan masyarakat Tangsel pun mengalir. Mereka berharap Polres Tangsel tetap bisa "berkibar" sebagai pengayom yang humanis, tapi juga tegas dalam menegakkan ketertiban. Perjalanan baru pun dimulai.
Artikel Terkait
Muhammadiyah Tegaskan Laporan ke Pandji Bukan Sikap Resmi Organisasi
PDIP Gelar Rakernas dan HUT ke-53, Tegaskan Posisi sebagai Partai Penyeimbang
Bamsoet Soroti Kunci Sukses Swasembada Beras di Era Prabowo
Tarif TransJakarta Tak Naik, Anggaran Subsidi Justru Dipangkas