"Pas masuk api sudah besar. Korban berusaha memadamkan api, tetapi tidak bisa. Akhirnya loncat menceburkan diri ke sungai belakang rumah," tutur Tessy.
Akibatnya cukup parah. Rumah yang berisi dua kontrakan itu habis dilalap si jago merah. Satu orang laki-laki menjadi korban luka-luka.
Untuk mengatasi kobaran api, petugas mengerahkan sumber daya yang cukup besar. Tidak tanggung-tanggung, 6 unit armada dan 18 personel dikerahkan ke lokasi. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 20.50 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Kejadian ini kembali mengingatkan kita. Perangkat elektronik yang ditinggal saat mengisi daya, meski terlihat sepele, bisa memicu malapetaka. Kecerobohan kecil, konsekuensinya bisa sangat besar.
Artikel Terkait
Trump Unggah Gambar AI Dirinya sebagai Yesus, Picu Kontroversi Baru
Menteri PPPA Kecam Keras Dugaan Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
AS, Israel, dan Lebanon Sepakat Mulai Negosiasi Langsung di Washington
SBY Tegaskan TNI Harus Netral dan Jauhi Politik Praktis