"Pas masuk api sudah besar. Korban berusaha memadamkan api, tetapi tidak bisa. Akhirnya loncat menceburkan diri ke sungai belakang rumah," tutur Tessy.
Akibatnya cukup parah. Rumah yang berisi dua kontrakan itu habis dilalap si jago merah. Satu orang laki-laki menjadi korban luka-luka.
Untuk mengatasi kobaran api, petugas mengerahkan sumber daya yang cukup besar. Tidak tanggung-tanggung, 6 unit armada dan 18 personel dikerahkan ke lokasi. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 20.50 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Kejadian ini kembali mengingatkan kita. Perangkat elektronik yang ditinggal saat mengisi daya, meski terlihat sepele, bisa memicu malapetaka. Kecerobohan kecil, konsekuensinya bisa sangat besar.
Artikel Terkait
Warga Kramat Jati Berperang dengan Bau Busuk Sampah Pasar Induk
Tembakan ICE di Minneapolis: Terorisme Domestik atau Tragedi di Jalanan?
Kapendam Udayana Buka Suara Soal Video Viral Penjemputan Ayah Prajurit
Ayah Prada Lucky Chepril Ditangkap Usai Dilaporkan Istri Soal KDRT dan Hinaan di TikTok