Prinsipnya jelas: menjunjung tinggi Piagam PBB, termasuk soal kedaulatan dan integritas teritorial yang tak boleh diganggu gugat.
"Ini adalah prinsip-prinsip universal, dan kami tidak akan berhenti membela prinsip-prinsip tersebut," sambung mereka. Nadanya tegas, tanpa tedeng aling-aling.
Meski mengakui Amerika sebagai sekutu penting dalam NATO, pernyataan itu justru semakin keras menegaskan status Greenland. Wilayah es itu bukan untuk diperdagangkan atau diklaim.
"Greenland adalah milik rakyatnya. Denmark dan Greenland, dan hanya mereka, yang berhak memutuskan hal-hal yang menyangkut Denmark dan Greenland," kata para pemimpin Eropa itu.
Pesan akhirnya sederhana namun kuat: urusan Greenland, biarlah ditentukan oleh orang-orang yang tinggal dan memimpin di sana.
Artikel Terkait
AJ Bramah Cetak 35 Poin dan Bawa Tim Yudha Juara di IBL All-Star 2026
Wali Kota Semarang Kunjungi dan Beri Bantuan kepada Korban Pembegalan di Jalan Halmahera
Menteri Agama Tekankan Kolaborasi dengan Ormas di Pembukaan Muktamar Mathlaul Anwar
Presiden Prabowo Lantik Hakim Konstitusi, Anggota Ombudsman, dan Duta Besar