Lalu, seperti apa bentuk konkretnya? Sekolah Rakyat menyasar anak dari keluarga miskin atau yang berisiko putus sekolah. Dengan menyediakan tempat tinggal dan belajar, program ini diharapkan bisa jadi support system untuk berbagai program utama pemerintah lainnya. Mulai dari penguatan data, layanan kesehatan, bantuan sosial, sampai program perumahan.
Nah, rencananya program ini akan diluncurkan secara nasional pada 12 Januari 2026 mendatang. Tempatnya di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru. Acaranya mengusung tagline "Cerdas Bersama, Tumbuh Setara" dengan tema khusus "Obor Masa Depan Menantang Dunia".
Acara peluncuran itu nggak akan sepi dari pembahasan serius. Sejumlah pakar pendidikan sudah diundang untuk membedah arah dan urgensi Sekolah Rakyat.
Di antaranya ada Prof DR IR Muhammad Nuh, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan periode 2009-2014. Lalu hadir juga sosiolog UIN Jakarta, Dr Tantan Hermansah, serta pakar pendidikan Darmaningtyas.
Mereka diharapkan bisa memberikan perspektif yang kaya, sekaligus mengawal program ambisius ini agar benar-benar tepat sasaran. Momentumnya sudah ada, tinggal eksekusinya saja nanti.
Artikel Terkait
KPK Dalami Aliran Dana Kasus Bupati Bekasi dan Wakil Ketua DPRD
Tragedi di Gaza: Drone Israel Tewaskan Empat Anak dalam Serangan ke Tenda Pengungsi
Survei LSI: Mayoritas Publik Tolak Pilkada Lewat DPRD, Istana Angkat Bicara
Dua Prajurit Atlet Langsung Naik Pangkat Usai Bawa Emas SEA Games