Pekan depan, tiang-tiang monorel yang sudah lama mangkrak di Jakarta akhirnya akan mulai dibongkar. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan hal itu. Yang menarik, proses pembongkaran ini rencananya tak akan tutup jalan. Jadi, lalu lintas diharapkan tetap lancar.
"Pembongkaran monorel akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu depan. Dan untuk itu tidak dilakukan penutupan jalan,"
kata Pramono di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Selasa lalu.
Menurutnya, Dinas Bina Marga DKI yang akan mengoordinasi semuanya. Mereka punya pengalaman dari proyek serupa sebelumnya. Keselamatan dan kelancaran arus kendaraan jadi prioritas utama. "Dengan pengalaman yang ada, Bina Marga akan berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran, tanpa penutupan jalan," ujarnya lagi.
Soal pelaksana, Pramono tegas. Pekerjaan ini sepenuhnya diambil alih Pemprov DKI. Kenapa? Ternyata, pihaknya sudah lebih dulu menyurati PT Adhi Karya untuk membongkar. Tapi batas waktu yang diberikan lewat tanpa ada realisasi.
"Yang melakukan pembongkaran adalah Pemerintah DKI Jakarta, Bina Marga. Kenapa tidak dilakukan oleh Adhi Karya? Karena Adhi Karya sudah kami surati dan batas waktunya sudah lewat, sehingga kami akan melakukan sendiri,"
jelasnya panjang lebar.
Artikel Terkait
Oracle PHK Ribuan Karyawan demi Investasi AI, Tapi Gaji CFO Baru Capai Miliaran Rupiah
BEI Ungkap 9 Emiten dengan Kepemilikan Saham Terlalu Terkonsentrasi
Presiden Prabowo Dikawal Enam Jet Tempur dalam Penerbangan ke Magelang, Sambut HUT ke-80 TNI AU
Pemerintah Arahkan Motor Listrik untuk Pasar Domestik, Motor BBM Digenjot Ekspor