Di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, pernyataan singkat itu akhirnya terdengar. Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim disebut mengucapkan 'trust the giant' begitu mengetahui ada masalah dalam pengadaan laptop Chromebook untuk sekolah. Ungkapan itu menjadi sorotan dalam sidang dakwaan yang digelar Senin lalu.
Jaksa yang membacakan surat dakwaan menyebut, pernyataan Nadiem itu keluar setelah sebuah pertemuan penting. Rupanya, pada 21 Februari 2020, beberapa stafnya bertemu langsung dengan perwakilan Google. Mereka membahas harga dan spesifikasi teknis Chromebook yang rencananya akan dibeli.
Namun begitu, dari pertemuan itu muncul catatan mengkhawatirkan.
Seorang konsultan bernama Ibrahim Arief atau yang akrab disapa Ibam yang juga ikut menjadi terdakwa lalu memaparkan temuannya kepada Nadiem di Gedung A Kementerian. Intinya, Chromebook punya keterbatasan serius. Perangkat itu dinilai kurang kompatibel dengan sejumlah aplikasi internal Kemendikbud. Koneksinya juga bermasalah.
"Dan personal computer atau PC berbasis Windows OS tetap dibutuhkan oleh sekolah-sekolah,"
tambah jaksa melengkapi paparan itu.
Lalu, bagaimana tanggapan Nadiem? Menurut jaksa, responsnya justru singkat dan tegas. Mendengar penjelasan soal keterbatasan Chromebook, Nadiem konon langsung berujar, 'you must trust the giant'.
Ucapan itu, 'percayalah pada raksasa itu', kini jadi bagian dari berkas perkara. Sebuah frasa yang sederhana, tapi dampaknya panjang membayangi proses pengadaan yang kini berujung di meja hijau.
Artikel Terkait
Ledakan Pabrik Hanwha Aerospace di Daejeon Tewaskan Lima Orang
PDIP Putar Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme di Setiap Agenda Partai, Hasto: Ini Pelurusan Sejarah
Polisi Bekuk Pasutri Pemilik Wedding Order Penipu, Korban 58 Pasangan dengan Kerugian Rp2,6 Miliar
Menteri Pertahanan Pimpin Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu, Kenang Sosok Prajurit Sejati Tanpa Balas Jasa