Di depan gedung Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (5/1) lalu, raut wajah Atika Algadrie terlihat jelas. Ia adalah ibu dari Nadiem Makarim, mantan Mendikbudristek yang baru saja mendengar dakwaan resmi jaksa. "Tentu saja saya agak sedih," ujarnya, mengakui perasaan yang melandanya usai sidang.
Namun begitu, ada satu hal yang justru membuatnya lega. "Eksepsi dari lawyers itu bagus sekali," kata Atika. "Tapi saya yang paling lega adalah bahwa Nadiem bisa menyatakan perasaan dia yang terdalam mengenai kasus dia, dan cita-cita dia, dan perasaan dia di dalam keinginan untuk membangun negara ini."
Bagi sang ibu, Nadiem menjalankan tugasnya sebagai menteri dengan sepenuh hati. Ia meyakini, sesuatu yang dijalankan dengan tulus pasti akan dipahami orang lain.
"Saya rasa semua kalau dijalankan dari hati, dan mengenai sesuatu yang benar, itu orang akan mengerti, sebab datangnya dari hati."
Ia pun menekankan soal keberanian. "Kebenaran itu selalu harus diucapkan dengan keberanian, karena kalau kita benar, mesti berani," tegas Atika.
Di sisi lain, ketika ditanya soal harta kekayaan Nadiem yang kerap menjadi sorotan, Atika mengaku tak tahu menahu. Hubungan mereka, tuturnya, murni hubungan ibu dan anak.
"Saya nggak ngerti mengenai kekayaan dia, saya nggak ngerti mengenai kekayaan. Saya ngertinya ya udah dia anak saya, kita bergaul, kita melakukan banyak hal bersama-sama," ucapnya dengan lugas. "Tapi nggak ngerti sama sekali soal kekayaan. Nggak punya power untuk bicara mengenai itu, sebab emang nggak ngerti."
Artikel Terkait
Prabowo Umumkan Swasembada Pangan di Tengah Hamparan Padi Menguning Karawang
KJP Plus Tahap Kedua Cair, Siswa Jakarta Bisa Sekolah Sambil Jalan-Jalan
Pembongkaran Monorel Jakarta Digelar Malam Hari, Jalan Tetap Dibuka
Tiga Pria Dibekuk Polisi Usai Bobol Delapan Gardu Listrik, Rugikan Negara Rp 220 Juta