"Keberlanjutan Pasar Murah AGP di 2026 merupakan komitmen kami untuk terus hadir membantu masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, program ini bukan sekadar aksi sosial biasa. Ini juga bentuk dukungan nyata untuk stabilitas pangan dan daya beli masyarakat.
Di sisi lain, dampaknya ternyata lebih luas. Julius menyebut bahwa Pasar Murah AGP ini sekaligus membantu upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi. Kok bisa? Dengan menghadirkan pasar langsung ke lingkungan warga dan memangkas rantai distribusi, program ini diharapkan bisa membantu menyeimbangkan harga di tingkat lokal. Jadi, efeknya bisa dirasakan secara lebih luas.
Yang menarik, di tahun 2026 ini formatnya dikembangkan jadi lebih inklusif. Nggak cuma jualan sembako murah, Tim Medis AGP Arthakes juga ikut turun memberikan layanan kesehatan. Sasaran mereka pun diperlebar, menjangkau permukiman padat, komunitas pekerja informal, sampai daerah-daerah yang akses ekonominya terbatas.
"Melalui keberlanjutan Pasar Murah AGP, Artha Graha Peduli menegaskan komitmennya menjadikan program ini sebagai gerakan sosial berkelanjutan," tutup Julius.
Gerakan yang fokusnya jelas: memenuhi kebutuhan dasar, memperkuat solidaritas, dan ikut menjaga stabilitas ekonomi secara nyata.
Artikel Terkait
Ayah Kandung di Kubu Raya Diringkus Warga Usai Perkosa Anak 11 Tahun Berulang Kali
Doktif Tuntut Penyitaan Akun Medsos dr Richard Lee di Polda Metro
Washington Klaim Kendali Penuh atas Venezuela, Minyak Jadi Taruhan Utama
Pemeriksaan dr. Richard Lee Dihentikan Dini Hari, Kesehatan Tersangka Memburuk