Harga sembako yang naik turun memang kerap bikin pusing. Nah, di tengah situasi seperti ini, kehadiran pasar murah jadi angin segar. Artha Graha Peduli (AGP) lewat program Pasar Murah AGP-nya, misalnya, terus berupaya memberi kemudahan. Intinya sih, biar masyarakat bisa beli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan di kantong.
Program ini bukan cuma wacana. Sabtu lalu, tepatnya tanggal 3 Januari 2026, mereka langsung turun ke lapangan di kawasan Muara Angke. Rencananya sih, ini bakal berlanjut ke banyak tempat. Sejak digulirkan pertengahan Desember tahun lalu, targetnya sampai menjangkau sekitar 800 titik, terutama di wilayah-wilayah sekitar unit usaha Artha Graha.
Julius Caesar, PIC Lapangan dari Bank Artha Graha Internasional Cabang PIK, mengungkapkan harapannya.
"Kehadirannya diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama di tengah dinamika harga kebutuhan pokok yang cenderung meningkat," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (5/1).
Memang, beban hidup sekarang ini berat. Makanya, dengan menyediakan bahan pokok berkualitas tapi harganya bersubsidi, program ini berusaha meringankan beban khususnya untuk warga berpenghasilan pas-pasan dan kelompok yang rentan.
Julius menegaskan bahwa ini adalah komitmen jangka panjang.
"Keberlanjutan Pasar Murah AGP di 2026 merupakan komitmen kami untuk terus hadir membantu masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, program ini bukan sekadar aksi sosial biasa. Ini juga bentuk dukungan nyata untuk stabilitas pangan dan daya beli masyarakat.
Di sisi lain, dampaknya ternyata lebih luas. Julius menyebut bahwa Pasar Murah AGP ini sekaligus membantu upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi. Kok bisa? Dengan menghadirkan pasar langsung ke lingkungan warga dan memangkas rantai distribusi, program ini diharapkan bisa membantu menyeimbangkan harga di tingkat lokal. Jadi, efeknya bisa dirasakan secara lebih luas.
Yang menarik, di tahun 2026 ini formatnya dikembangkan jadi lebih inklusif. Nggak cuma jualan sembako murah, Tim Medis AGP Arthakes juga ikut turun memberikan layanan kesehatan. Sasaran mereka pun diperlebar, menjangkau permukiman padat, komunitas pekerja informal, sampai daerah-daerah yang akses ekonominya terbatas.
"Melalui keberlanjutan Pasar Murah AGP, Artha Graha Peduli menegaskan komitmennya menjadikan program ini sebagai gerakan sosial berkelanjutan," tutup Julius.
Gerakan yang fokusnya jelas: memenuhi kebutuhan dasar, memperkuat solidaritas, dan ikut menjaga stabilitas ekonomi secara nyata.
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Seluruh Wilayah Jakarta Hari Ini
Kemendikbud Dorong Lowongan Guru Pensiun Diisi CPNS, Bukan PPPK
Roma Hajar Cremonese 3-0, Melonjak ke Posisi Tiga Klasemen
LPDP Sayangkan Pernyataan Kontroversial Alumni Soal Kewarganegaraan Anak di Media Sosial