Lumpur tebal masih menyelimuti halaman dan ruang kelas SMPN 2 Langsa. Tapi suasana hening itu berubah Senin lalu, 29 Desember 2025. Tampak sejumlah personel Polres Langsa turun langsung, bergotong royong dengan para guru membersihkan sisa-sisa banjir bandang yang sempat melumpuhkan sekolah itu.
Dengan peralatan seadanya cangkul, sekop, dan kereta dorong mereka bekerja sama. Tujuannya satu: memastikan gedung sekolah bisa dipakai lagi secepatnya. Aktivitas belajar-mengajar tak boleh terhenti lama.
Menurut sejumlah saksi, aksi kemanusiaan ini benar-benar membantu. Tak heran, pihak sekolah pun menyambutnya dengan apresiasi hangat.
Kepala SMP Negeri 2 Langsa, Abdul Muthalib, tak bisa menyembunyikan rasa terima kasihnya.
"Saya mengucapkan terima kasih, Polri untuk masyarakat, khususnya personel Polres Langsa yang pada hari ini sudah bersedia hadir membantu bergotong royong membersihkan lumpur pasca bencana banjir bandang di halaman dan ruang-ruang belajar SMP Negeri 2," kata Abdul dalam keterangan video yang diterima Minggu (4/1/2026).
Bantuan itu, ungkapnya, sangat berarti. Bahkan, berkat kerja keras mereka, sekolah itu rencananya sudah bisa beroperasi lagi mulai 5 Januari.
"Insyaallah dengan adanya bantuan dari Polri, anak bangsa di SMP Negeri 2 Langsa siap untuk belajar kembali pada tanggal 5 Januari 2026. Terima kasih Polri, khususnya Polres Langsa," lanjutnya.
Di sisi lain, Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo Habrianto punya penjelasan. Melalui Kasat Binmas AKP Budi, dia menegaskan aksi bersih-bersih ini bukan sekadar seremonial.
Ini adalah wujud nyata kepedulian Polri pascabencana, sekaligus dukungan konkret bagi dunia pendidikan. Polres Langsa, disebutkan, akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk pemulihan fasilitas publik. Tujuannya agar kehidupan, termasuk proses belajar, bisa kembali normal secepat mungkin.
Artikel Terkait
Remaja 14 Tahun di Palmerah Jadi Korban Pencabulan Pemuda 18 Tahun, Terungkap dari Dompet di Kamar Korban
Kiai dan Akademisi Solo Raya Gelar Halaqah Jelang Muktamar NU ke-35, Soroti Peran Moral Ulama
Gubernur Sumsel Herman Deru Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden atas Program Rehabilitasi Mangrove
Wakil MPR: Empat Pilar Kebangsaan Miliki Dimensi Ekologis yang Sering Terabaikan