Di sisi lain, Anwar menegaskan posisi prinsipil Malaysia. Kedaulatan suatu negara, baginya, adalah harga mati. Rakyat Venezuela, menurutnya, punya hak penuh untuk menentukan jalan mereka sendiri tanpa campur tangan pihak luar. Solusi yang ia tawarkan jelas: dialog. Hanya melalui keterlibatan yang konstruktif dan upaya meredakan ketegangan, situasi bisa berujung damai tanpa mengorbankan warga sipil.
Latar belakangnya, Maduro ditangkap oleh otoritas AS sehari sebelumnya, Sabtu (3/1). Penangkapan ini seperti jadi puncak gunung es dari ketegangan panjang antara Presiden AS Donald Trump dan Maduro, yang kerap dituding Washington sebagai pendukung kartel narkoba.
Nada tulisan Anwar kuat dan jelas. Ia tak cuma protes, tapi juga mengingatkan soal fondasi hubungan antarnegara yang bisa retak karena tindakan sepihak.
Artikel Terkait
BEI Ungkap 9 Emiten dengan Kepemilikan Saham Terlalu Terkonsentrasi
Presiden Prabowo Dikawal Enam Jet Tempur dalam Penerbangan ke Magelang, Sambut HUT ke-80 TNI AU
Pemerintah Arahkan Motor Listrik untuk Pasar Domestik, Motor BBM Digenjot Ekspor
Anggota DPR Ingatkan Ulang Ancaman Kolaps BPJS Kesehatan pada 2026