Di sisi lain, Anwar menegaskan posisi prinsipil Malaysia. Kedaulatan suatu negara, baginya, adalah harga mati. Rakyat Venezuela, menurutnya, punya hak penuh untuk menentukan jalan mereka sendiri tanpa campur tangan pihak luar. Solusi yang ia tawarkan jelas: dialog. Hanya melalui keterlibatan yang konstruktif dan upaya meredakan ketegangan, situasi bisa berujung damai tanpa mengorbankan warga sipil.
Latar belakangnya, Maduro ditangkap oleh otoritas AS sehari sebelumnya, Sabtu (3/1). Penangkapan ini seperti jadi puncak gunung es dari ketegangan panjang antara Presiden AS Donald Trump dan Maduro, yang kerap dituding Washington sebagai pendukung kartel narkoba.
Nada tulisan Anwar kuat dan jelas. Ia tak cuma protes, tapi juga mengingatkan soal fondasi hubungan antarnegara yang bisa retak karena tindakan sepihak.
Artikel Terkait
Gubernur DKI: Demo Buruh di Patung Kuda Bukan Soal UMP Jakarta
Panen Raya Jagung, Kapolri Serahkan Alsintan dan Bantuan Sosial di Cikarang
Panen Jagung Polri Tembus 743 Ribu Ton, Lahan Tersebar di 36 Polda
Bareskrim Ungkap 21 Situs Judi Online Bermain dari Luar Negeri, Dana Rp 59 Miliar Disita