Dari klub Mar-a-Lago miliknya di Florida, Donald Trump menyampaikan pernyataan yang cukup mengejutkan. Mantan Presiden AS itu dengan tegas menyatakan Amerika Serikat akan mengambil alih kendali Venezuela. Pernyataannya ini keluar tak lama setelah penangkapan pemimpin Venezuela, Nicolás Maduro.
"Kami akan memimpin negara ini," ujar Trump dalam konferensi persnya, Minggu (4/1/2025).
Ia melanjutkan, targetnya adalah mengawal proses transisi. "Sampai saatnya kami bisa lakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana. Kami nggak mau urusannya sama orang lain yang berkuasa. Situasinya mirip dengan yang kita alami bertahun-tahun belakangan ini. Jadi, ya, kami yang akan memimpin."
Soal berapa lama masa transisi itu akan berjalan, Trump sama sekali tidak memberi batasan waktu. Ia juga enggan merinci.
Namun begitu, pidatonya penuh dengan pujian untuk operasi penangkapan Maduro. Trump menggambarkan sebuah adegan dramatis di Caracas. Menurutnya, lampu-lampu kota itu sengaja dimatikan saat operasi berlangsung.
"Nggak ada negara di dunia yang bisa capai apa yang Amerika capai kemarin," klaim Trump dengan nada bangga.
Artikel Terkait
Pemeriksaan Richard Lee Terhenti di Tengah Malam, Penahanan Ditunda
Truk Kontainer Terguling di Tanjakan Pandeglang, Sopir Ungkap Penyebabnya
Pemeriksaan dr. Richard Lee Terpaksa Dihentikan, 73 Pertanyaan Sudah Terjawab
Ramadan Menjelang, Pemulihan Aceh Didorong Serentak