Malam ini, ruas Tol Jakarta-Merak di KM 50 Cikande masih terendam. Genangan air itu bikin macet luar biasa, baik ke arah Merak maupun menuju Tangerang. Kendaraan yang melintas terpaksa merayap pelan-pelan, menerobos banjir yang sudah menggenangi badan jalan.
Menurut sejumlah saksi, kondisi ini sudah berlangsung sejak kemarin. Lulu, salah seorang pengendara, mengaku melintasi titik itu Sabtu malam sekitar pukul 20.30 WIB. Ia terjebak kemacetan panjang.
"Kalau dari arah Serang macetnya sekitar 1 km, tapi dari Jakarta sampai 10 km. Dari KM 40 sampai KM 50," ujar Lulu.
Rupanya, luapan Sungai Ciujung-lah biang keroknya. Data BPBD Banten mencatat, air sungai itu sudah mulai memasuki area tol sejak Jumat sore. Akibatnya, lalu lintas padat karena semua kendaraan harus mengurangi kecepatan di tengah genangan.
Juli Kristianto, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Banten, menjelaskan soal pola banjir di ruas itu.
"Penyebab banjir di tol sekitar KM 50 sampai 60 biasanya karena sungai di sekitarnya meluap saat hujan deras," katanya.
Juli menambahkan, Sungai Ciujung memang kerap jadi pemicu. Debit air yang tiba-tiba melonjak dengan mudah meluber ke jalan tol, mengganggu arus lalu lintas utama itu. Situasinya malam ini masih sama: basah, macet, dan membuat perjalanan jadi jauh lebih lama.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi