Rupanya, konstruksi bangunan yang kurang kokoh jadi salah satu pemicu. Adam menyebut bangunan itu tak memakai slup dan strukturnya memang sudah rapuh. Jadi, ketika angin besar datang, bagian-bagian tertentu langsung rontok.
Begitu mendapat laporan dari warga, petugas BPBD langsung bergerak ke lokasi. Penanganan darurat dilakukan selama kurang lebih satu jam. Namun begitu, kondisi rumah belum bisa diperbaiki saat itu juga. Yang jelas, pemilik rumah sudah terpaksa mengungsi.
Untungnya, tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Meski begitu, rasa was-was pasti menghinggapi. Untuk sementara, keluarga tersebut mencari perlindungan di tempat yang lebih aman.
"Penghuni mengungsi ke Majelis Taklim Al-Mughni Nurul Ikhlas. Dibutuhkan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait,"
Kini, mereka menunggu bantuan dan penanganan lanjutan. Kejadian di Cigombong ini kembali mengingatkan betapa cuaca ekstrem bisa datang tiba-tiba. Dan, kondisi bangunan yang tak prima sering jadi faktor pertama yang ambrol.
Artikel Terkait
PSG Kalahkan Liverpool 2-0, Kokohkan Posisi Jelang Leg Kedua
Harga Emas Perhiasan Tembus Rp2,4 Juta per Gram pada 9 April 2026
Kisah Mardi Rambo dan Pengorbanan Prajurit Garuda di Medan Perdamaian
Promotor Ungkap Tantangan Yakinkan Patrick Kluivert Tampil Lagi di Indonesia