Rupanya, konstruksi bangunan yang kurang kokoh jadi salah satu pemicu. Adam menyebut bangunan itu tak memakai slup dan strukturnya memang sudah rapuh. Jadi, ketika angin besar datang, bagian-bagian tertentu langsung rontok.
Begitu mendapat laporan dari warga, petugas BPBD langsung bergerak ke lokasi. Penanganan darurat dilakukan selama kurang lebih satu jam. Namun begitu, kondisi rumah belum bisa diperbaiki saat itu juga. Yang jelas, pemilik rumah sudah terpaksa mengungsi.
Untungnya, tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Meski begitu, rasa was-was pasti menghinggapi. Untuk sementara, keluarga tersebut mencari perlindungan di tempat yang lebih aman.
"Penghuni mengungsi ke Majelis Taklim Al-Mughni Nurul Ikhlas. Dibutuhkan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait,"
Kini, mereka menunggu bantuan dan penanganan lanjutan. Kejadian di Cigombong ini kembali mengingatkan betapa cuaca ekstrem bisa datang tiba-tiba. Dan, kondisi bangunan yang tak prima sering jadi faktor pertama yang ambrol.
Artikel Terkait
KJP Plus Tahap Kedua Cair, Siswa Jakarta Bisa Sekolah Sambil Jalan-Jalan
Pembongkaran Monorel Jakarta Digelar Malam Hari, Jalan Tetap Dibuka
Tiga Pria Dibekuk Polisi Usai Bobol Delapan Gardu Listrik, Rugikan Negara Rp 220 Juta
Prabowo Berkelakar Soal PKB, Jazilul Fawaid: Itu Tanda Keakraban