Anggota TNI AL Diamankan Usai Diduga Aniaya Warga hingga Tewas di Depok

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 19:50 WIB
Anggota TNI AL Diamankan Usai Diduga Aniaya Warga hingga Tewas di Depok

Seorang anggota TNI AL, Serda M, kini diamankan polisi militer. Ia terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap dua warga di kawasan Tapos, Depok. Korban yang bernama WAT (24) dan DN (39) mengalami luka-luka parah akibat insiden tersebut. Sayangnya, WAT akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Bhayangkara Brimob.

Menurut sejumlah saksi, kronologi awalnya bermula dari kecurigaan. Laksma Tunggul, Kadispen TNI AL, menjelaskan bahwa Serda M dan beberapa warga setempat menduga kedua korban yang datang itu hendak melakukan transaksi ilegal. Dugaan itulah yang memicu aksi selanjutnya.

"Peristiwa bermula saat Serda M bersama warga mencurigai bahwa dua orang yang datang ke wilayah tempat tinggalnya diduga akan melaksanakan transaksi ilegal," ujar Tunggul kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).

Namun begitu, apa yang terjadi setelahnya sungguh di luar batas. Tindakan yang semula mungkin dimaksudkan untuk penangkapan, berubah menjadi kekerasan fisik yang keterlaluan. Serda M dikatakan melakukan penganiayaan berlebihan.

"Serda M bersama warga melakukan tindakan kekerasan fisik secara berlebihan kepada kedua korban yang berakibat satu orang meninggal dunia setelah sempat dibawa ke RS Bhayangkara Brimob, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat," papar Tunggul lebih lanjut.

Di sisi lain, TNI AL lewat pernyataan resminya menyampaikan rasa duka yang mendalam. Mereka juga tak menyangka insiden memilukan seperti ini bisa terjadi.

"TNI AL menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban terkait insiden penganiayaan yang terjadi," ungkapnya.

"TNI AL menyayangkan terjadinya insiden ini dan menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional serta akan mengawal kasus ini hingga tuntas," imbuh dia.

Soal proses hukum, Tunggul memastikan langkah tegas sudah diambil. Saat ini, Serda M tidak berkutik. Ia sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Polisi Militer Kodaeral III untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Saat ini, Serda M sedang menjalani proses pemeriksaan intensif atas perbuatannya secara hukum militer," tegas Tunggul.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar