Lalu lintas di kawasan Puncak, Bogor, ternyata cukup lancar selama libur Natal dan Tahun Baru kali ini. Berbeda dari bayangan macet parah yang sering terjadi, arus kendaraan disebut polisi relatif terkendali. Tidak ada antrean kendaraan yang terjebak berjam-jam seperti yang dikhawatirkan banyak orang.
Lantas, apa kunci di balik kelancaran ini? Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, membeberkan strategi yang diterapkan jajarannya. Mereka kini mengandalkan data real-time dari gerbang tol sebagai indikator utama.
"Polanya sekarang kita lihat dari counting GT, dari gerbang tol. Di situlah indikator perhitungan kita," jelas Rizky, Sabtu (3/12/2026).
Menurutnya, polisi punya ambang batas tertentu. Begitu data mendekati angka yang sudah ditetapkan saat indikator 'berwarna kuning' persiapan rekayasa lalu lintas langsung dimatangkan.
"Kalau sudah masuk hitungan dan menunjukkan warna kuning, kami langsung bersiap. Rekayasa lalu lintas siap dijalankan," ungkapnya.
Ini jadi perubahan signifikan. Dibanding tahun-tahun lalu, aksi sekarang lebih pre-emptif. Mereka tak menunggu kemacetan mengular panjang. Tindakan diambil lebih cepat, berdasarkan data yang mereka punya.
Artikel Terkait
Iran Setujui Gencatan Senjata Dua Pekan, Perundingan Damai dengan AS Segera Dimulai di Islamabad
Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI Setelah 34 Tahun
KPK Tangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam OTT Jawa Timur
Harga Emas Anjlok 12% pada Maret 2026, Catat Bulan Terburuk Sejak 2013